Senin, 15 Oktober 2018

Warga Kecewa, Program PTSL Jokowi Dipungut Biaya

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pemberkasan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang menjadi salah satu program prioritas milik Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, disinyalir banyak dimanfaatkan segelintir oknum apratur tingkat Pemerintahan desa (Pemdes). Seperti dugaan yang terjadi di wilayah Desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya.
 
Disinyalir oknum Desa setempat meminta ke masyakaratnya selaku pemohon program PTSL, hingga Rp 500 ribu. Titik lokasi sendiri sesuai temuan Koran Berita, dimana warga kampung Srikamulyan khususnya di Dusun Kedung Asem Rt/Rw 01/01 diminta setiap pemohon Rp500 ribu.
 
"Kurang lebih enam bulan sertifikat tanah saya belum ada kepastian jadinya.
 
Sementara dari pihak desa meminta uang hingga Rp 500 ribu. Saya baru kasih Rp 200 ribu," ungkapnya.
 
H.Damin mengeluhkan hal yang sama, di lokasi berbeda, untuk di wilayah Dusun Jati Tengah, Desa Srikamulyan, yang juga masih dalam Kecamatan Tirtajaya. Damin merasa kecewa dengan sikap pemerintahan desa yang harus meminta uang sebesar Rp500 ribu. Padahal dalam aturan SKB 3 Menteri ini digratiskan untuk masyarakat.
 
"Kecewa dengan sikap pemerintahan desa yang meminta uang untuk PTSL ini.
 
Pada pemerintah desa saya sudah kasih uang Rp 500 ribu. Padahal ini adalah program pemerintah dan setau saya ini digratiskan. Namanya masyarakat, dan diwajibkan untuk membayar Rp 500 ribu dari pemerintah Desa, mau gak mau saya membayarnya," kata Damin.
 
KORAN BERITA (Grup Tvberita.co.id) melakukan konfirmasi kepada kepala desa dan mendatangi kantor. Namun sedang berada di luar kantor. Sampai berita ini masuk ke meja redaksi, pesan singkat yang dikirim kepada kades belum ada tanggapan.(ars)
 
MORE

Kasus Buruh di Purwakarta, Dedi Mulyadi Siap Pasang Badan

Kasus Buruh di Purwakarta, Dedi Mulyadi Siap Pasang Badan

PURWAKARTA, TVBERITA.CO.ID- Ketua Dewan Penasihat PP KSPSI Dedi Mulyadi berkomit...