Senin, 29 Mei 2017

Ilustrasi Ilustrasi

Kos-kosan Digerebek , Delapan Pemuda Positif Narkoba Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID-Delapan pemuda digiring petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang lantaran terbukti positif narkoba, saat dilakukan tes urine di sebuah kos-kosan. Sementara, satu di antaranya merupakan pengedar narkotika jenis sabu dan langsung diamankan di Kantor BNNP Jawa Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapala BNNK Karawang, AKBP M. Julian, mengatakan, kegiatan operasi gabungan dalam rangka operasi bersinar tahun 2017 tersebut, merupakan langkah nyata memberantas peredaran narkotika di wilayah Karawang.


Lokasi pertama yang dituju petugas yaitu kos-kosan yang berada di Jalan Pasundan RT 02/18, Kampung Babakan Kananga, Adiarsa Barat. Dimana di lokasi tersebut dua penghuni kosan terbukti positif saat di tes urine.


“Lokasi kedua di kosan Dusun Sinarmulya, Adiarsa Barat. Dari lokasi tersebut, kita dapat empat penghuni yang positif. Semuanya yang positif langsung kita bawa ke Kantor BNNK Karawang,” jelasnya, Kamis (18/5).


Tidak hanya itu, kegiatan operasi tersebut juga langsung dilanjutkan dengan melakukan pengembangan. Hingga akhirnya petugas menangkap salah seorang pengedar bernama Dwika Ramadhan, di Jalan perumnas, Teluk jambe Timur. Dari penangkapan tersebut, petugas langsung menuju tempat kosan pelaku di wilayah pemancingan Ajo.


“Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan sebuah timbangan digital, bong, dan shabu seberat 0,3 gram yang tersimpan di lemari pelaku. Tidak hanya itu, petugas juga ikut menggiring dua temannya, yang saat itu berada di kosan pelaku, karena saat dites urine terbukti positif narkoba,” terangnya.


Sementara itu, dari keterangan salah seorang teman pelaku, KRN, pihaknya tidak menyangka kalau temannya merupakan pengedar narkoba. Ia mengaku kaget karena pacarnya yang juga diamankan petugas, positif narkoba.


“Informasi yang saya tahu, Dwika dapat sabu dari salah satu penghuni lembaga pemasyarakatan di Jakarta,” pungkasnya. (ris/far)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.