Sabtu, 22 Juli 2017

Ilustrasi/Istimewa Ilustrasi/Istimewa

Dicekoki Miras, Bunga Digilir Empat Lelaki Featured

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID-Sungguh malang nasib Bunga (16), warga Kecamatan Cilamaya Wetan. Setelah dicekoki miras jenis Ciu yang sudah dicampur dengan jenis hexymer, ia digilir empat lelaki di areal pesawahan, Minggu(7/5) dua pekan lalu.


Bunga mengatakan, sebelum aksi bejat yang disertai ancaman itu terjadi, dirinya sedang bermain tak jauh rumahnya. Tiba-tiba S (12), tetangganya, datang menjemput dirinya dengan menggunakan sepeda motor. Tanpa berpikir panjang, Bunga langsung menuruti ajakan siswi kelas VII itu.


"S membawa saya untuk ketemu C pacar S dan F (16) siswa kelas IX di areal pesawahan Kampung Krasak, Desa Tegalsari hingga akhirnya kami dipaksa untuk minum Ciu itu," ungkapnya.


Bunga yang awalnya menolak untuk meminum miras tanpa label itu tak bisa menolak. " Awas! Klo ga minum, liatin aja nanti pulangnya," ancam salah seorang pelaku.


Mendapat ancaman tersebut, Bunga pun terpaksa meminumnya meskipun diakuinya rasanya sangat pahit. Minuman yang sudah dicampur obat terlarang itu membuat kesadaran Bunga hilang. "Dia pulang ke rumah dan diantar oleh S dengan kondisi mabuk," kata Abdul Karim (48) paman Bunga.


Akibat pengaruh miras dan obat itu, lanjut Karim, Bunga tidak sadar hingga tiga hari lamanya. Tetapi, sambungnya, Bunga masih samar-samar mengingat peristiwa yang baru dialaminya. Meski begitu, Bunga selalu mengeluhkan rasa sakit di sekitar kemaluannya.


"Khawatir akan kehormatan Bunga telah terenggut, Bunga langsung dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa," terangnya.


Meski mengetahui kehormatan Bunga sudah terenggut setelah mendengar pernyataan dokter, pihak keluarga, tidak lantas melaporkan perbuatan tersebut kepada aparat kepolisian. Sebab, pihak keluarga terlebih dahulu menunggu Bunga hingga benar-benar sadar. Bahkan, setelah mendengar kronologis kejadian hingga siapa saja pelakunya, orangtua Bunga belum mengambil tindakan.

"Kami tidak cepat-cepat lapor karena takut dan nggak ngerti," kata Karim


Sebelum membuat laporan, jelas Karim, pihak keluarga terlebih dahulu mengorek informasi dari S soal kebenaran ucapan Bunga. "Setelah jelas, kami pun melaporkan kasus ini pada Minggu(15/5) lalu ke Polres Karawang," terang Karim.


Berdasarkan pengakuan S kepada Karim, ada empat lelaki yang ikut mencabuli Bunga. Dua di antara beinisial F dan C. Sedangkan dua lelaki lainnya tidak dikenal karena merupakan rekan C. "Nanti klo C sudah tertangkap, identitas kedua lelaki itu pasti terungkap," tambahnya.


Meski belum mengetahui identitas dari kedua lelaki yang diduga ikut mencabuli Bunga, Karim mendapat informasi yang menyebutkan salah seorang di antaranya masih bujangan dan berstatus mahasiswa. "Katanya, lelaki yang satu lagi mahasiswa," ucapnya.


Hingga berita ini ditulis, Kanit PPA Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita belum memberikan keterangan. (kb)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.