Senin, 21 Januari 2019

Masalah Baru Pedestrian, Dishub Kecewa dengan Dinas PUPR

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG - Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang mengaku kecewa dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang yang tidak memperhitungkan terlebih dahulu dampak perparkiran kendaraan roda empat maupun dua pada pembangunan pedestrian disepanjang Jalan Ahmad Yani Karawang Kota.
Pasalnya, dampak pembangunan pedestrian tersebut justru malah menimbulkan permasalahan baru.
 
Di mana banyak pengguna kendaraan bermotor yang memparkirkan kendaraannya di atas pedestrian tersebut.
 
Bahkan tidak sedikit, kendaraan roda empat atau dua yang naik melintasi pedestrian untuk masuk ke dalam bangunan toko dikarenakan ketinggian trotoar pedestrian tersebut hanya beberapa centimeter saja yang memungkinkan banyak pelanggaran yang dilakukan para pengendara.
 
"Kondisi seperti itu jelas tentunya ini mempermudah bagi mereka (para pengendara) untuk naik  memparkirkan kendaraannya melintasi pedestriaan, dan tidak sedikit yang parkir di atasnya. Ini jelas menambah pekerjaan bagi kami dan Satpol PP," ungkap Kadishub Arief Wicaksana menyesalkan.
 
Arief juga menyesalkan Dinas PUPR yang tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dishub terkait dampak perparkiran yang akan timbul pada saat perencanaan pembangunan pedestrian tersebut.
 
Karena, kenyamanan pengguna jalan itu tidak hanya untuk para pejalan kaki namun juga bagi para pengendara kendaraan bermotor baik roda empat maupun dua dalam berlalu lintas yang juga harus diperhatikan oleh pemerintah.
 
"Mereka hanya mengajak ngobrol soal rambu-rambu tanda jalan saja, tidak berkoordinasi soal parkir. Minimal kan mereka juga memperhatikan tempat-tempat parkir orang- orang yang akan memparkirkan kendaraannya di sekitaran pedestrian itu," ujarnya.
 
Arief menuturkan, dampak lainnya adalah mobil-mobil atau motor yang harus memakirkan kendaraannya di badan-badan jalan.
 
Yang otomatis saja, akan mempersempit ruang jalan pengendaran yang lain. Sehingga bisa mengakibatkan kemacetan.
 
Namun demikian, karena pembangunan sudah berjalan, sebagai solusi pihaknya akan mengeluarkan kebijakan parkir tepi jalan.
 
"Karena memang selama ini banyak kendaraan-kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di badan badan jalan, dan tidak mungkin mereka parkir di atas pedestrian," ulasnya kepada Koran Berita saat ditemui disela-sela kegiatannya, Sabtu (12/1).
 
Arief juga menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pengendara yang melanggar aturan. 
 
"Kalau perlu kami derek, Karena yang namanya parkir tidak boleh di atas pedestrian," pungkasnya. (nna/fzy)
MORE

DPC HAPI Karawang Adakan Ujian Profesi dan Pendidikan Khusus Advokat

DPC HAPI Karawang Adakan Ujian Profesi dan Pendidikan Khusus Advokat

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Mengimplementasikan amanat Undang-undang Advokat, DPC...