Beranda Headline Askun ke PDAM Karawang: Pajak Harus Dibayar, Bukan Ditutupi dengan Pencitraan

Askun ke PDAM Karawang: Pajak Harus Dibayar, Bukan Ditutupi dengan Pencitraan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Terhitung hingga tahun 2018 lalu, Puluhan Miliar sudah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memberikan penyertaan modal untuk PDAM Tirta Tarum Karawang.

Dengan harapan badan usaha milik daerah tersebut dapat memberikan laba dan kualitas air yang jernih dan lancar kepada masyarakat.

Faktanya, jangankan laba atau keuntungan, PDAM selalu beralasan merugi bahkan pajak pun menunggak.

Dan, masyarakat Karawang sebagai konsumen utama perusahaan plat merah tersebut pun hanya disuguhkan dengan masalah air keruh.

Pemerhati Pemerintahan, Asep Agustian atau biasa disapa Askun mengatakan, Direktur PDAM saat ini seperti sedang melakukan dagelan konyol dan membuat masyarakat pun tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataannya di sejumlah media.

Hanya dengan membayar pajak di tahun ini saja, lalu digembar-gemborkan di sejumlah media taat pajak, Direktur PDAM dinilainya hanya melakukan pencitraan dan pembohongan publik.

Pasalnya kata Asep, Dirut PDAM dengan bangganya mengatakan bahwa dirinya sebagai pimpinan tertinggi PDAM adalah pengusaha yang taat pajak.

Sementara, tunggakan pajaknya beberapa tahun kebelakang yang bernilai ratusan juta rupiah tidak dibayarkannya.

“PDAM ini kan menunggak pajak hingga tahunan, jangan kemudian karena membayar pajak tahun ini kemudian dianggap beres, ini kan lucu. Mau membodohi masyarakat apa bagaimana,” katanya dengan sinis.

Pertanyannya apakah benar PDAM ini taat pajak, tandas Asep lagi, lalu kenapa tidak semua tunggakannya dibayar lunas, ucap Asep kembali mempertanyakan.

“Pajak itu harus dibayar, bukan menutupi kekurangannya dengan pencitraan di media, perusahaan plat merah ini seharusnya menjadi contoh yang baik bagi perusahaan-perusahaan swasta dan masyarakat bukan malah melakukan pembodohan,” tegas Asep.

Asep juga menyayangkan atas sikap para pejabat Kabupaten Karawang yang sama-sama nampak seperti bangga terlibat dalam dagelan lucu Dirut PDAM ini.

Menurutnya, Kepala Bapenda Asikin dan Kepala BPKAD Hadis Herdiyana seharusnya menekan PDAM sebagai wajib pajak untuk taat pajak dan melunasinya.

“Bukan malah ber-asyik ria berfoto di media dengan dirut PDAM dan mencontohkan kepada masyarakat bahwa menunggak pajak bertahun-tahun akan dianggap lunas dengan bayar pajak satu tahun,” ungkap Asep seraya berkelakar.

Menurut Asep, ini jelas sekali kedua pejabat ini tidak mengindahkan apa yang diperintahkan oleh atasan langsungnya Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, dimana untuk meningkatkan pendapatan, pemerintah daerah Kabupaten Karawang akan menggenjot semaksimal mungkin dari sektor pajak bumi dan bangunan dan BPHTB.

“Ini kan lucu, Sekdanya memerintahkan apa, anak buahnya mengerjakan apa, masyarakat ditekan untuk taat pajak namun perusahaan plat merah sendiri malah seolah didukung untuk menunggak pajak, ini kan ngaco,” pungkas Asep menyayangkan. (nna/kie)