Beranda Karawang ATR/BPN Karawang Tetap Maksimal di Tengah Pandemi

ATR/BPN Karawang Tetap Maksimal di Tengah Pandemi

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG – Sebagai instansi layanan masyarakat, Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional atau ATR/BPN Kabupaten Karawang tetap memberikan layanan maksimal di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Karawang, Fitri Hasibuan mengatakan, pelayanan tetap buka dan tetap memberikan layanan secara maksimal, sesuai petunjuk edaran Sekjen Kementerian ATR/BPN serta gugus tugas penangan dan pencegahan Covid-19.

BPN Karawang tetap hadir walaupun kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, Namun pihaknya tetap hadir melayani masyarakat Karawang dalam hal pelayanan pertanahan. BPN tetap bekerja sama dengan PPAT dan Notaris, bermitra dalam melawan covid-19.

“Dengan melakukan sistem shift sehingga permohonan masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik. Layanan tetap kami buka, dengan tiap-tiap unit kerja tetap diatur kehadiran pegawainya dengan tetap mengikuti sesuai anjuran protokol gugus tugas Covid-19,” kata Kepala BPN, kepada TV Berita, Rabu (22/4) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut diungkapkan Fitri, adapun beberapa hal yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, ialah dengan mengurangi jumlah pegawai, harus pakai masker, cuci tangan social distancing dengan menjaga jarak minimal 1 sampai 2 meter dan tidak berjabat tangan.

Kemudian dalam hal pelayanan, pihaknya pun mengurangi tatap muka antara pemohon dengan loket pelayanan.

Fitri menerangkan, Pelayanan dilakukan melalui sistem aplikasi online atau email agar kegiatan mengurus pertanahan dapat terus berjalan sesuai target.

Dan yang dilakukan tatap muka yaitu pengambilan hasil akhir, misalnya pengambilan sertifikat. Sebab menurut Fitri itu wajib diserahkan secara langsung kepada pemilik.

“Staf kami akan memeriksa apakah pemberkasan tersebut sudah lengkap, maka kami akan menghubungi pemohon untuk datang ke kantor, dan pengambilan sertifikat pun dilakukan penjadwalan. Hal ini sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 dalam membatasi kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak orang,” ujar Fitri menjelaskan.

Terakhir diungkapkannya, sejak Covid-19 tunggakan pekerjaan BPN sendiri sudah menurun hingga tinggal 60 persen sudah terselesaikan, dengan jumlah pemohon hampir sekitar 5.000-an pemohon, namun untuk pemohon baru jumlahnya menurun hingga 50 persen dalam satu bulan ini saja.

“Tunggakan pekerjaan selama penyebaran Covid-19 menurun hingga 60 persen,” pungkasnya. (nna/fzy)