PURWAKARTA-Salah satu oknum Kepala Desa di Kabupaten Purwakarta diduga mengajak dan menghasut aparat desanya untuk menggulung wartawan beberapa waktu lalu melalui voice note.
Hal ini diketahui dari voice note yang dikirimkan oknum Kades yang baru menjabat tersebut kepada aparat desanya, bahkan oknum Kades yang menggunakan nada tinggi bak jagoan mengajak aparat desanya yang berani untuk menggulung wartawan yang datang kedesanya.
Ajakan kepada aparat desa didapatkan melalui voice note grup WA yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa tersebut.
“Anu araya kawani weh kang. Pak RW nu araya kawani nu peduli terhadap desa jeung lurah na kitu, soalna ie menyangkut masa depan urang. Terus urang diganggu-ganggu digugat-gugat kitu kan, ku wartawan nu kararitu hanya membela satu orang. Urang daripada ngorbankeun nu loba mending ngorbankeun hiji kumaha carana, urang gulung weh wartawan ku sararea ku warga kabeh (Yang ada keberanian saja. Pak RW yang pemberani yang peduli dengan desa dan lurah, soalnya ini menyangkut masa depan saya. Terus saya diganggu-ganggu, digugat-gugat gitu, oleh wartawan yang seperti itu yang hanya membela satu orang. Saya dari pada mengorbankan yang banyak mendingan mengorbankan yang satu gimana caranya, saya gulung saja wartawan bersama-sama dengan warga),”begitu nada ajakan oknum Kepala Desa kepada aparat desanya melalui voice note dengan nada tinggi.
“Lamun teu peduli ka simkuring, simkuring nu mundur jadi lurah kakarak urang ngalawan ku sorangan kudu mundur heula jadi lurah kitu (Jika tidak peduli kepada saya, maka saya yang mundur jadi lurah, dengan demikian saya akan lawan sendiri setelah saya mundur jadi lurah),” lanjutnya dalam voice note WA tersebut.
Hingga saat ini oknum Kepala Desa tersebut belum bisa diminta keterangannya terkait dugaan menghasut dan mengajak aparat desa untuk menggulung wartawan tersebut. (trg)














