Beranda Headline Bank Emok Makin Menjerat, Sekda Prihatin, Pemkab Siapkan Solusi

Bank Emok Makin Menjerat, Sekda Prihatin, Pemkab Siapkan Solusi

TVBERITA.CO.ID –¬†Memberantas bank emok dan membebaskan warganya dari jeratan lintah darat merupakan salah satu dari banyaknya janji politik pasangan Cellica-Jimmy kepada masyarakat Karawang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu.

Akan tetapi, hampir satu periode sudah masa kepemimpinan keduanya habis, jeratan rentenir justru kian melilit sejumlah keluarga miskin di wilayah Kabupaten Karawang dan semakin memprihatinkan.

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia termasuk salah satunya di Kabupaten Karawang, yang berdampak kepada setiap sendi kehidupan masyarakat khususnya sektor perekonomian.

Banyak warga masyarakat di Kabupaten Karawang yang mengalami kesulitan membayar cicilan utang ke rentenir atau bank emok atau bahkan menjadikan bank emok solusi kesulitan hidup mereka ditengah pandemi ini dengan segala risikonya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, ketika dimintai tanggapannya oleh TV Berita, Jumat (10/7), kaitan makin maraknya bank emok di Kabupaten Karawang yang kian menjerat masyarakat kecil, mengaku sangat prihatin.

Disoal solusi atau terobosan seperti apa yang akan dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sendiri untuk memberantas atau meminimalisir pergerakan bank emok dan melepaskan warga Karawang dari jeratan lintah darat tersebut, Sekda Acep mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan program ekonomi syariah.

“Kita sudah berdiskusi dengan lembaga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), PT. Lembaga Keuangan Mikro (LKM), Badan Perkreditan Rakyat (BPR), dan Lembaga Keuangan Mikro Baitul Maal wat Tamwil, konsepnya sangat baguslah untuk memberantas bank emok ini,” kata Sekda Acep.

Lebih lanjut Sekda Acep menjelaskan program yang dimiliki sejumlah lembaga tersebut memiliki konsep dan operasional yang sangat bagus, dan berdasarkan syariah.

Di mana tidak hanya memberikan permodalan saja kepada masyarakat, namun juga memberikan edukasi atau pembinaan, mengarahkan nasabahnya untuk menabung dan melakukan pendampingan, papar Sekda Acep.

“Program inilah ke depan yang akan kita dorong, skenarionya seperti apa, apa dalam bentuk penyertaan modal atau kemitraan dengan perusahaan, yang jelas Pemkab Karawang akan mendorong untuk kemudian lebih berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, ke depan lanjutnya lagi, Pemkab Karawang akan membentuk sistem ekonomi yang terintegrasi dan tidak lagi parsial.

Pasalnya, sistem ekonomi saat ini menimbulkan kesenjangan dimasyarakat terlebih jika terus dikelola secara parsial.

“Misalnya, pengusahanya yang maju petaninya tetap seperti itu, karenanya ke depan tidak akan lagi begitu karena kita akan buat sistem ekonomi terintegritas termasuk sistem pendanaan dan pembinaannya,” ujar Sekda Acep lagi mencontohkan.

Untuk itu, Sekda Acep menandaskan, pihaknya akan segera mewujudkan sejumlah program ekonomi syariah dan sistem perekonomian terintegritas secepatnya di tahun 2021 mendatang.

“Tahun ini, Insya Allah , kita sudah mulai berjalan sehingga tahun depan sudah mulai bisa efektif diterapkan ke masyarakat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Karawang dan mampu mengurangi pergerakan bank emok,” harapnya.

“Bank emok ini kan selalu berkedok koperasi, nanti ked depan program kita justru lebih meringankan masyarakat, kita mengedepankan syariah islam, tidak ada jaminan, bunganya tidak mencekik dan mengarahkan untuk menabung dengan teknologi modern seperti bank-bank konvensional lainnya,” papar Sekda Acep. (nna/fzy)