Beranda News Beras Bercampur Plastik, Ini Jawaban Bulog

Beras Bercampur Plastik, Ini Jawaban Bulog

TVBERITA.CO.ID – Polemik beras bercampur plastik yang ditemukan di Kabupaten Purwakarta memunculkan beragam pertanyaan, hingga pihak hukum harus turun tangan menangani masalah tersebut.

Hingga saat ini didapati tiga karung beras jenis medium yang dibagikan untuk KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang merupakan salah satu PKH (Program Keluarga Harapan) sejak bulan Agustus hingga Oktober 2020 dimasa Pandemi Covid-19, namun untuk pembagian dua tahap yang disekaliguskan pada bulan Agustus dan September ditemukan beras bercampur plastik.

Bulog Cabang Purwakarta Subang pun menegaskan bahwa produk beras yang didistribusikan Bulog merupakan beras yang berkualitas sesuai standar yang diterima oleh masyarakat.

“Kalau untuk kualitas dan kuantitas beras Bulog tetap menjaga dengan beberapa proses perawatan dan perbaikan,” jelas Pimpinan Cabang Bulog Purwakarta Subang Mita Aryani Pratiwi dalam keterangan persnya Jumat (2/10).

“Proses pengawasan srta pengendalian kualitas dan kuantitas digudang tetap terpantau, dan Bulog telah menetapkan QC Management yang bertugas memastikan kualitas beras sesuai dengan standard kualitas,” ungkapnya.

“Tidak hanya hal itu saja, Bulog juga bersama PT BGR sebagai transporter dan pendamping PKH di gudang melakukan pengecekan bersama untuk kualitas sebelum didistribusikan ke KPM-PKH,” tegasnya.

“Terkait masalah yang ada team monitoring dan evaluasi Bulog sudah diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan program bantuan sosial untuk menjamin kualitas beras yang akan distribusikan,” ujarnya.

Hingga saat ini Bulog melalui transporter PT BGR telah melayani pengiriman beras medium BSB kepada 61.386 KPM-PKH atau sebanyak 1.841 Ton.

Sementara itu kasus temuan beras bercampur plastik tersebut masih ditangani oleh Kejaksaan Negeri Purwakarta. (Trg/fzy)