Beranda Headline Bolos Saat Jam Pelajaran, 7 Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP

Bolos Saat Jam Pelajaran, 7 Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP

Tujuh pelajar bolos sekolah diamankan Satpol PP Karawang saat patroli di warung kopi. (Foto: Istimewa) 

KARAWANG – Fenomena pelajar bolos sekolah saat jam pelajaran masih kerap ditemukan di Kabupaten Karawang. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karawang kembali mengamankan tujuh siswa tingkat SMP yang kedapatan berada di warung kopi saat waktu belajar berlangsung.

Ketujuh pelajar bolos sekolah tersebut terjaring dalam patroli yang dilakukan Tim Patroli Reaksi Cepat (PRC) Satpol PP Karawang di sejumlah titik pada Senin (6/4/2026).

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Satpol PP Karawang, Tata Suparta, menyampaikan bahwa keberadaan para pelajar bolos sekolah di ruang publik saat jam belajar menjadi perhatian serius.

Baca juga: Efisiensi Diperluas, Pemkab Karawang Libatkan BUMD dan RSUD

“Dalam patroli tersebut, petugas menemukan tujuh pelajar SMP berada di warung kopi saat jam pelajaran. Ini menunjukkan kurangnya kedisiplinan dan berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

bolos sekolah
Penertiban pelajar bolos jadi bagian upaya menjaga ketertiban umum di Karawang. (Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan, penanganan terhadap para pelajar dilakukan secara persuasif dan humanis. Petugas memberikan pembinaan di lokasi, kemudian membawa mereka untuk didata sebelum diserahkan kepada pihak sekolah.

Menurutnya, langkah ini tidak semata penindakan, tetapi juga upaya edukasi agar para pelajar memahami pentingnya disiplin dalam kegiatan belajar.

Satpol PP Karawang memastikan patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menekan angka pelajar bolos sekolah sekaligus menjaga ketertiban umum di ruang publik.

“Patroli ini merupakan respons atas laporan masyarakat dan bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Karawang, Acep Supriadi, menegaskan bahwa penertiban terhadap pelajar bolos sekolah merupakan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.

Baca juga: WFH ASN Karawang, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Satpol PP, pihak sekolah, dan orang tua dalam membentuk karakter disiplin pelajar.

“Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya penindakan, tetapi juga pembinaan. Harapannya ada efek jera sekaligus edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (*)