Beranda Karawang Dandim 0604 Karawang: Pelajar yang Ikut Tawuran Bakal Digembleng Nasionalisme

Dandim 0604 Karawang: Pelajar yang Ikut Tawuran Bakal Digembleng Nasionalisme

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID– Kodim 0604 Karawang menyatakan siap membantu dalam pelatihan disiplin oknum siswa SMP yang terlibat tawuran, Rabu (8/1/2020) sore kemarin di Desa Curug, Klari. Tawuran yang melibatkan oknum siswa SMPN 1 Telukjambe Timur, SMP Nusantara dan SMP Tunas Utama tersebut bahkan sampai menimbulkan satu korban akibat luka bacok yang saat ini tengah dirawat di RS Intan Barokah.

“Ya memang mereka harus mendapatkan pembinaan. Mungkin nanti juga bisa mengundang para pemateri, mulai dari tokoh agama maupun masyarakat dan dari muspida juga. Mereka harus mendapatkan materi wawasan kebangsaan dan keagamaan. Seminggu sepertinya cukup untuk membina mereka,” ucap Dandim 0604 Karawang, Letkol Infantri Medi Hariyo Wibowo M. M. Sc saat diwawancarai, Kamis (9/1/2020) pagi.

Menurut Dandim, salah satu faktor yang membuat generasi milenial berbeda adalah rapuhnya karakter dan kurangnya kedisiplinan. Maka diharapkan, proses pembinaan yang dilakukan nanti bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme dalam diri mereka.

Baca juga: Mediasi Tawuran Pelajar SMP, Cellica Tegaskan Pembinaan Khusus

Sementara sebelumnya, Candra Yose Yurida (15) pelajar salah satu SMP di Karawang mengalami luka bacokan senjata tajam clurit di bagian kepala akibat dibacok pelajar lain di wilayah Depan Pos Pengamanan Bendungan Curug PJT II Jl. Raya Curug-Purwakarta Desa Curug Kecamatan Klari Karawang, menggunakan 4 unit motor oleh pelajar berseragam SMK.

“Luka bacokan sepanjang 7 centimeter di bagian belakang kepala, akibat bacokan senjata tajam clurit,” kata Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution, Rabu (8/1) di ruang kerjanya.

Dia menerangkan, awal kronologis peristiwa pembacokan anak di bawah umur, hari Selasa kemarin, sekitar jam 14.30 wib saat korban berama dengan saksi-saksi dan teman lainnya sebanyak 11 orang saat melintas di TKP (Depan Pos Pengamanan Bendungan Curug PJT II) dicegat dan diberhentikan oleh anak-anak pelajar SMK (belum diketahui asal sekolahnya) kemudian korban bersama teman lainnya dibawa ke lapangan tenis, namun sesampainya di depan Pos pengamanan satpam korban tiba-tiba dibacok di bagian kepala oleh pelaku dengan sajam clurit.

“Pelaku menggunakan seragam SMK membacok korban menggunakan sajam jenis clurit sebanyak satu kali,” terangnya.

Setelah melakukan pembacokan pelaku bersama temannya langsung kabur, selanjutnya korban yang mengalami luka bacokan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Intan Barokah, Kosambi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sempat di evakuasi ke RS terdekat, dan akhirnya dirujuk le RSUD Karawang,” lanjutnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut, motif pembacokan belum jelas. Sejumlah saksi dari teman-teman korban masih dimintai keterangan dan barang bukti sajam clurit yang dibuang pelaku ditemukan menjadi barang bukti. (nji/kie)