Beranda Headline Demo di Tengah Pandemi, Imaka Minta Cipayung Plus Menahan Diri

Demo di Tengah Pandemi, Imaka Minta Cipayung Plus Menahan Diri

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG –¬†Gabungan Organisasi Kemahasiswaan yang tergabung dalam Organisasi Cipayung Plus Karawang, melakukan aksi unjuk rasa pada Jumat 22 Mei 2020. Demo akan dipusatkan di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang pukul 14.30.

Menteri Kesehatan Ikatan Mahasiswa Karawang (Imaka) Gugun Gunawan mengatakan, secara prinsip perjuangan organisasi mahasiswa Karawang sebagai Ageng of Sosial Control karena menemukan berbagai kebijakan penanganan Covid-19 bermasalah patut didukung dan diapresiasi.

“Kami menghormati Perjuangan rekan-rekan menuntut hak masyarakat yang tak terlindungi, mendorong transparansi penggunaan APBD. Saya yakin maksud rekan-rekan baik dan tulus, untuk kepentingan masyakat luas. Kami pun prinsipnya sependapat bersama rekan-rekan seperjuangan. Tetapi untuk saat ini, khususnya dalam masa menghadapi pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan banyak korban, dibutuhkan peran serta semua komponen masyarakat, terkhusus kalangan mahasiswa untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus Corona agar wabah Covid-19 ini segera berakhir,” kata Gunawan pada Media, Kamis (21/5/2020).

Dia pun meminta, dalam situasi seperti ini, perlu peran dan kekompakan sesama organisasi kemahasiswaan. “Dibutuhkan juga kearifan organisasi mahasiswa untuk menahan diri sejenak dengan tidak melakukan aksi turun ke jalan. Dalam situasi saat ini kita semua ditantang untuk mencari alternatif dalam menyampaikan aspirasi tanpa mengurangi substansi,” jelas Gugun Gunawan.

Meski dalam aksi disebut tetap mengutamakan social Distancing atau pembatasan jumlah massa, hal itu dinilainya kurang Arif karena bertolak belakang dengan tuntutan yang rekan-rekan minta

“Dalam situasi ini dibutuhkan kearifan dan semangat gotong-royong bersama. Mari Bergandeng tangan, secara substansi kita punya pandangan yang sama agar kebijakan yang diambil Pemkab berorientasi kepentingan rakyat,” tandasnya.

Hal tersebut juga bukan tanpa dasar, apalagi jika mengacu kepada surat telegram nomor ST/1183/IV/OPS.2./2020 dan surat telegram nomor ST/1184/IV/OPS.2/2020 yang diterbitkan pada 13 April 2020 sebagai bentuk persiapan jika terjadi unjuk rasa.

Dia menyadari, hal ini dipancing oleh sikap dan tindakan Gugus Tugas Covid-19 Karawang yang tidak pernah merespon aspirasi rekan-rekan Cipayung Plus. Apalagi, pandemi ini membuat semua sektor mengalami gangguan.

“Pada prinsipnya Imaka mendukung penuh sikap rekan-rekan, tetapi mari bergandeng tangan cari alternatif lain dalam menyampaikan pendapat. Kami pun berharap Kapolres dan Ketua Satgas Covid-19 agar lebih peka terhadap aspirasi rekan-rekan kami tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, ditambahkan Yucky Andrian selaku Menteri Aparatur, Birokrasi dan Organisasi Imaka, kekompakan dan soliditas rekan-rekan Cipayung Plus Karawang saat ini memang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kita semua bisa menjadi power baru dalam proses penentuan setiap kebijakan Pemkab, selama soliditas kita terjaga,” ujarnya.

Menurut Yucky sebagai generasi milenial, Mahasiswa punya resource pengetahuan dan cara pandang yang out of the box. Khususnya dalam hal penanganan Covid-19 ini. Oleh karena itu, elemen Mahasiswa harus mampu bersinergi membuat gerakan ditunjang semangat gotong royong dan konsep nyata.

“Mari sama-sama berkontribusi. Berjuang bersama demi memerangi Pandemi ini. Dengan sinergi yang selama ini sudah kita jalin, saya yakin kita akan mampu memotivasi pihak lainnya untuk bergerak bersama. Di situlah peranan kita semua akan menjadi bermakna,” tutupnya. (ddi/fzy)