Beranda News Dewan Apresiasi Lomba RW Siaga Kota Bekasi

Dewan Apresiasi Lomba RW Siaga Kota Bekasi

ADV – Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto menjelaskan bahwa dalam meningkatkan peran serta masyarakat Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi bersama TNI-Polri mengadakan Lomba RW Siaga.

Ada tiga kategori yang diperlombakan pada Lomba RW siaga ini, di antaranya Kategori Zero Covid-19, Kategori Zero Criminal dan Kategori Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kemasyarakatan.

“Salah satu yang menjadi indikator penilaian RW Siaga pada Kategori Zero Covid-19 ini, perlu adanya sinergisitas dan kesadaran dari masyarakat tingkat RW dengan pihak dinas kesehatan dalam menekan tingkat zero Covid-19 di wilayah hingga Aman Covid-19 pada wilayah tersebut,” kata Tri Adhianto kepada Tvberita, Kamis (12/8/20).

Kategori zero kriminal salah satu indikator penilaian adanya sinergitas masyarakat dengan Babinkamtibmas dalam menekan angka kriminalitas di wilayah sehingga terciptanya daerah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kategori Ketahanan Pangan dan Ekonomi kemasyarakatan perlu sinergisitas masyarakat bersama TNI dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di wilayah dari sektor pertanian dan peningkatan perekonomian UMKM.

“Saya berharap dengan adanya perlombaan RW siaga ini dapat meningkatkan peran serta masayarakat dan kualitas SDM dalam membangun Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju sejahtera dan ihsan,” jelasnya.

Dit tempat yang sama, Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Fraksi PDI Perjuangan dr. Janet Aprilia Stanzah menyambut baik program Pemkot Bekasi untuk penanganan zero criminal Covid-19, khususnya dalam zero ketahanan pangan hydroponic dan aquaponic yang saat ini sedang digalakan pemerintah daerah, sehingga bisa merangsang kreatifvitas Karang Taruna pengiat hydroponic dan Aquaponik di RW 01, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede.

“Tujuan dari lomba ketahanan pangan tanaman hydroponic ini adalah untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada, dan meningkatkan ketahanan pangan, khususnya untuk keluarga dan warga sekitar kebutuhan pangannya terpenuhi. Apalagi dikombinasi dengan ternak ikan lele dan ikan lainnya, sehingga gizinya dapat kesehatannya terjamin karena lingkungannya juga lebih baik,” kata dr. Janet Aprilia Stanzah saat dikonfirmasi Tvberita, Kamis (12/8/20).

Di satu sisi lain, kata Janet, tanaman hydropinix ini juga bisa membantu meningkatkan ekonomi rakyat dari hasil karya anak remaja karang Taruna RW 01, Kelurahan Jatibening. Dengan adanya lahan hydroponic anak-anak remaja akan dipicu kreativitas dan bisnisnya.

“Mereka ini lama-kelamaan akan terarah dengan baik dari sektor bisnis hydroponic. Di tengah pandemi Covid-19 ini, dari segi perekonomian lagi pada sulit. Diharapkan hal ini bisa mencegah hal-hal negatif seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta angka kriminal di Kota Bekasi juga akan berkurang,” bebernya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Peran Komisi 4 DPRD Kota Bekasi harus banyak berinteraksi dan komunikasi terus mengan masyarakat maunya seperti apa. Dan terus mendorong remaja Karang taruna agar aktifivitasnya bisa ditingkatkan, jadi semangat berbisnis dan kreativitasnya ada.

“Jadi komunitasnya karang taruna ini juga menjadi terarah positif sehingga hal negatif bisa berkurang. Dan hasil hydroponic remaja ini, ke depannya bisa bermanfaat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, bila perlu terus dikembangkan,” harapnya. (ais/adv/hms/dprd/kotabksi)