Beranda Bekasi Di Tengah Corona, Anak Didik SSB Cikarang Young Stars Selalu Bertambah

Di Tengah Corona, Anak Didik SSB Cikarang Young Stars Selalu Bertambah

TVBERITA.CO.ID – Mens sana in corpore sano, yang artinya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat menjadi ungkapan yang digunakan oleh Kepala Sekolah Sepak Bolah (SSB) Cikarang Young Stars, Sapta Hadi Bagio.

Ditemui di Stadio Mini Cikarang, lelaki yang akrab disapa Babay ini mengakui di tengah wabah Covid-19 atau virus Corona tidak menganggu proses pendidikan sepak bola di bawah kepemimpinannya. Bahkan dirinya mengaku semakin melonjak permintaan atau keinginan orangtua dan putranya untuk berlatih sepak bola.

“Alhamdulilah sampai saat ini jumlah peserta didik kita bertambah dari hari ke hari, artinya semangat olahraga tidak menghalangi mereka yang memang mau berlatih,” jelasnya.

Namun demikian, para anak didiknya yang berlatih pun diwajibkan mengikuti aturan atau protokoler kesehatan seperti disediakan tempat cuci tangan hingga hand sanitizer.

“Kalau ada yang kurang sehat pasti kita minta tidak ikut berlatih, tapi alhamdulilah yang berlatih sehat semua dan saya meyakini melalui olahraga membuang racun dari dalam tubuh melalui keringat,” ungkapnya.

Babay sendiri berharap melalui sekolah yang dibentuknya sejak tanggal 5 Januari2019 tersebut bisa menjadi wadah bagi anak anak yang memang memiliki hobi dan bakat di dunia sepak bola sehingga bisa menjadi bibit atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama dirinya hingga negaranya.

Sambungnya, Kabupaten Bekasi dinilai memiliki potensi atau bakat bakat yang terpendam dan kurang di asah untuk menjadi pemain profesional. “Banyak anak anak kita yang memiliki bakat dan potensk di sepak bola, ini yang menjadi dasar saya selain hobi juga ingin menciptakan banyak pemain hebat,” harapnya.

Tak hanya itu, SSB Cikarang Young Stars sendiri dikatakanya, di arsiteki orang-orang yang sudah memiliki banya pengalaman dan malang melintang dalam dunia sepak bola seperti Andri Ramawi Putra yang saat ini ikut melatih Persipura, Ade Lubis yang tahun lalu menangani Barito Putra U-20 dan beberapa pelatih yang juga mantan atlit ex Persikasi Kabupaten Bekasi.

“Setiap 3 bulan sekali kita selalu melakukan uji coba dengan klub lain mulai dari kelompok usia 6 Tahun sampai usia 17 Tahun. Yang ikut latihan pun ada dari wilayah Kecamatan Cibitung, Cikarang Barat hingga wilayah Kecamatan Cibarusah,” ujarnya.

SSB Cikarang Young Stars, saat ini sudah memiliki 114 anak didik yang terbagi dari 4 kelompok yakni usia 6-10 tahun, usia 10-12 tahun, usia 13-15 tahun dan usia16-17 tahun dengan waktu latihan hari Senin, Kamis, Sabtu dan Minggu.

Susi, salah satu orangtua anak didik SSB Cikarang Young Stars mengaku terbanti dengan adanya sekolah sepak bola, pasalnya selain anaknya yang juga hobi bermain sepak bola bisa menyalurkan hobi serta mengasah bakatnya dengan proses dan tahapan melalui ilmu yang diberikan oleh para pelatih profesional.

“Alhamdulilah kalau begini merasa terbantu anak saya bisa diajarkan lebih banyak dan mungkin lebih jago nanti mainya sepert Neymar,” harapnya. Susi sendiri mengakui banyak materi yang diberikan para pelatih yang  akhirnya menunjukan perubahan kepada anaknya dalam mengolah si kulit bundar.

“Anak saya Prabu sekarang lebih gesit dan main bolanya kalau dilihat makin keren. Mudah-mudahan bisa jadi pemain profesional,” pungkasnya. (gil/fzy)