Beranda Headline Dituding Keliru soal Status Aset PD Muhammadiyah, Begini Penjelasan BPN Karawang

Dituding Keliru soal Status Aset PD Muhammadiyah, Begini Penjelasan BPN Karawang

Ilustrasi foto/istimewa.

“Kemarin itu, pak Maman Kosman datang dengan pak Agung meminta perbaikan balik nama dari pribadi ke organisasi atau dari dokumen W5 ke badan hukum, kalau kami sebagai badan pelayanan publik menerima hal itu, namun saat akan diproses ternyata ada pemblokiran karena tengah dalam proses hukum,” ucapnya.

Baca juga: Heboh Tudingan Penggelapan Aset di Karawang, LBH PP Muhammadiyah Buka Suara

Selain itu, Maman Kosman juga sempat ajukan perubahan nadzir dan penambahan nama Pewakif pada Sertipikat Wakaf tersebut ke BPN, namun syarat administrasi permohonan perubahan Nadzir belum lengkap dan permohonan perubahan nama pewakif tidak bisa diproses dikarenakan Sertipikat Wakaf dimaksud berasal dari Sertipikat Hak Milik No.09245 atas nama Maman Kosman pribadi.

Diberitakan sebelumnya, pihak BPN pernah disebut oleh kuasa hukum Pimpinan Muhammadiyah terkait kesalahan administrasi.

“Dan mungkin ketidakpahaman pihak BPN dalam menerbitkan sertifikat wakaf, padahal dalam permohonannya itu jelas untuk persyarikatan Muhammadiyah,” tutur Gufroni SH saat konferensi pers mengenai perkara yang menyangkut Pimpinan Muhammadiyah Karawang, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Bagikan Sertifikat PTSL Bareng BPN, Begini Pesan Saan Mustopa ke Masyarakat

Adapun perkara atas dilaporkannya Maman Kosman ke Polda Jabar sesuai Laporan Polisi No. LP/B/52/1/2022/SPKT/POLDA JABAR Tanggal 20 Januari 2022 oleh Nino Sukarno karena dugaan manipulasi dokumen tanah milik organisasi menjadi atas nama pribadi.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Karawang Barat Nino Sukarno yang membuat laporan, menyebut ada dugaan penguasaan aset organisasi yang akan dilakukan MK.

“Saya mewakili PC untuk melaporkan inisial MK sebagai Ketua PD Muhammadiyah ke Polda karena (dugaan) perbuatannya memanipulasi dokumen tanah milik Muhammadiyah menjadi atas nama dirinya, dan diduga juga akan menguasai,” kata Nino saat konferensi pers di Kafe Rebel Kopi, Senin (24/2/2022) lalu. (kii)

1
2
Artikel sebelumnyaPeringati Harlah Garda Bangsa ke 23, Pengurus Kompak Daftar Bacaleg di PKB Karawang
Artikel selanjutnyaGenjot Iklim Investasi, Layanan Kesehatan Intibios Hadir di Karawang