Beranda Karawang Dua Ketua RW Akui BLT Uang Tunai Diganti Sembako

Dua Ketua RW Akui BLT Uang Tunai Diganti Sembako

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG – BLT Dana Desa yang didapatkan di Sukatani dalam bentuk uang tunai Rp 600 Ribu berubah menjadi sembako diakui oleh dua Ketua RW.

Bahkan dua Ketua RW tersebut mengaku bahwa dari awal Kepala Desa memberikan kuota 20 KK setiap RW, tanpa mendata warga mana yang berdampak Pandemi Covid-19 di luar penerima bantuan BLT dan PKH.

“Sebelumnya dalam Musdes yang dihadiri seluruh perangkat desa pada saat mau pembagian diputuskan kuota di masing-masing RW 20 KK, jadi di Desa Sukatani ada 10 RW,” jelas Ketua RW 10 Dedi Hermawan dan Ketua RW 03 Yanto yang warganya mendapatkan Sembako bukan uang tunai seperti dalam aturan, Senin (4/5).

“Itu instruksi dari Kades, kami hanya melaksanakan saja, hasilnya ya seperti sembako itu pak,” jelas kedua RW.

“Berbeda dengan RW 10, warga sempat melakukan demo meminta dibagi rata, sehingga sembakonya seadanya karena sekitar 200 KK, bahkan penerima BLT dan PKH pun akhirnya kebagian, itu pun atas instruksi Kades,” ujarnya.

“Kalau di RW 03 beda lagi pak, dari kuota 20 KK per RW, 1 KK-nya disuruh bawa 3 KK sehingga total penerima BLT 80 KK, kami laksanakan dan hasilnya warga menerima Sembako senilai Rp 200 Ribu dan uang tunai Rp 100 Ribu,” jelas Yanto Ketua RW 03.

Saat ditanyakan apakah ada Musdes sebelumnya untuk membentuk tim penjaringan dan mendata warga yang berdampak Pandemi Covid-19 di luar penerima BLT dan PKH.

“Tidak ada pak, tidak ada instruksi seperti itu, dan kami juga tidak tahu, yang kami lakukan seperti instruksi Kades saja,” pungkas Kedua Ketua RW. (trg/fzy)