Beranda Ekonomi Kemenparekraf Targetkan Nilai Devisa Pariwisata Capai Rp202 T

Kemenparekraf Targetkan Nilai Devisa Pariwisata Capai Rp202 T

Pariwisata
Ilustrasi

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah merilis target kinerja sektor pariwisata Indonesia 2024.

Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Agustini Rahayu, mengatakan bahwa seluruh indikator, seperti nilai devisa, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus), hingga kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB), mengalami peningkatan target pada 2024.

“Wisatawan mancanegara ini targetnya meningkat menjadi 9,5 sampai 14,3 juta kunjungan. Sementara itu, wisatawan nusantara ditargetkan agak naik sedikit dari tahun ini. Ambang batas atasnya itu 1,5 miliar perjalanan,” ungkap Ayu dalam Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2024.

Lebih lanjut, Ayu mengungkapkan bahwa pada 2024 mendatang, sektor pariwisata Indonesia ditargetkan mampu berkontribusi sebesar 4,5 persen terhadap PDB nasional dari sebelumnya 4,1 persen pada 2023.

Baca juga: 7 Referensi Wisata Sejarah di Karawang, Ada yang Dibangun Sejak Abad ke-5

Sementara itu, Kemenparekraf menargetkan nilai devisa pariwisata pada 2024 mencapai US$7,38 miliar hingga US$13,08 miliar atau sekitar Rp114,06 triliun hingga Rp202,15 triliun (asumsi kurs Rp15.455/US$).

“Target tersebut cukup menantang, ya. Namun, pastinya Kemenparekraf dengan kolaborasi stakeholders konsisten menerapkan 3G, “Gercep, Geber, Gaspol” sehingga sektor pariwisata dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ayu.

Sebagai informasi, pada 2023 Kemenparekraf menargetkan nilai devisa mencapai US$7,09 miliar hingga US$9,99 miliar atau sekitar Rp109,68 triliun hingga Rp154,43 triliun.

Baca juga: Disparbud Karawang Andalkan Teknologi AI untuk Jaring Wisatawan Luar Daerah

Sementara itu, Kemenparekraf menargetkan 6 juta hingga 8,5 juta kunjungan wisman dan 1,2 miliar hingga 1,4 miliar perjalanan wisnus.

Mengutip dari keterangan resmi Kemenparekraf, hingga saat ini capaian realisasi nilai devisa pariwisata pada 2023 adalah US$10,46 miliar atau sekitar Rp161,69 triliun. Sementara itu, persentase kontribusi PDB per kuartal III-2023 mencapai 3,83 persen. (*)