Beranda Headline Geram Atap Gedung Pemda II Jebol, Komisi III DPRD Sentil Bupati

Geram Atap Gedung Pemda II Jebol, Komisi III DPRD Sentil Bupati

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Rusak dan jebolnya atap Gedung pemerintahan (Pemda II) berlantai lima milik pemerintah daerah Kabupaten Karawang yang dibangun dari kantong APBD hingga puluhan miliar rupiah tersebut sontak menjadi sorotan publik.

Bahkan, Komisi III DPRD Kabupaten Karawang pun turut angkat bicara.

“Kami berharap, Bupati Karawang segera melakukan evaluasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Karawang, dan dinas terkait harus segera melakukan perbaikan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, kepada Tvberita, Kamis (5 /3) di ruangan kerjanya.

Baca juga: Belum Lama Ditempati, Atap Gedung Megah Pemda II Sudah Jebol dan Amburadul

Menurutnya, tak sedikit bangunan milik pemerintah daerah yang belum lama dibangun, namun belum apa-apa sudah mengalami kerusakan.

Endang menduga, karena hal ini adalah dampak dari ‘banting harga’ yang kerap dilakukan pihak pelaksana pekerjaan, sehingga mempengaruhi spek bangunan. Dan hal inilah yang harus diperhatikan oleh Pemkab.

“Dan di pertengahan triwulan kedua ini, kami akan melalukan evaluasi triwulan pertama, sekaligus juga mengevaluasi triwulan ke empat tahun 2019, kaitan apa saja yang menjadi permasalahan dan solusinya bagaimana,” ujar Endang.

“Ini kan jelas ya, permasalahannya dari spek, perencanaan, pengagaran dan pengawasan. Pengerjaan ini semua harus dievaluasi agar tidak terus menerus berkelanjutan,” imbuhnya lagi menandaskan.

Politisi partai Gerindra ini pun menegaskan, Bupati harus melakukan evaluasi, sehingga ke depan, pembangunan yang dihasilkan oleh Pemkab benar-benar bangunan yang berkualitas dan bermanfaat.

Jangan sampai hal seperti ini, tegas Endang, menjadi preseden buruk bagi pemerintahan daerah Kabupaten Karawang.

Endang menambahkan, hal tersebut jelas lucu, karena bangunan gedung yang merogoh kocek APBD Karawang yang cukup fantastis ini, belum apa-apa sudah mengalami banyak kerusakan dan permasalahan.

“Kami akan mengundang Dinas PUPR, untuk mengetahui apa permasalahannya. Ini harus ada kejelasan, kenapa bisa terjadi demikian, harus ada evaluasi,” ujarnya kesal.

“Apakah bangunan ini memang dibangun tidak sesuai spek, anggarannya yang terlalu murah sehingga harus banting harga misalnya, atau bagaimana, ini kan menjadi permasalahan,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah intensitas hujan yang cukup tinggi melanda Kabupaten Karawang beberapa hari ini.

Terpantau Tvberita, Gedung Pemda II mengalami sejumlah kerusakan, terparah nampak di lantai IV gedung yang memang masih kosong tersebut.

Plafon atapnya jebol, rusak dan nyaris ambruk. Beberapa atap bolong-bolong dan aliran-aliran listrik mati karena terguyur air hujan. Air pun merembas melalui tembok-tembok sampai ke lantai II.

Menurut salah seorang pekerja yang ditemui Tvberita di lokasi, menuturkan, bahkan kebocoran air hujan tersebut mengakibatkan ambrol juga sampai ke lantai II.

Ia mengungkapkan beberapa aliran listrik dan bohlam lampu rusak terbakar karena konsleting listrik. (nna/kie)