Beranda News Ibunya Jadi TKW Belum Kembali, Ainun Rayakan Hari Ibu Bersama Ayah

Ibunya Jadi TKW Belum Kembali, Ainun Rayakan Hari Ibu Bersama Ayah

TVBERITA – Dalam keceriaan peringatan hari ibu yang sedang dirayakan dengan cara memberi ucapan, kado atau memposting foto di media sosial, ada suasana yang berbanding terbalik, yang dirasakan oleh Ainnun Maheera Al rubby.

Ainun, balita berusia tiga tahun ini tidak pernah merasakan hangat pelukan dan kecupan mesra dari ibu kandungnya sendiri, lantaran ditinggal merantau ke Malaysia menjadi seorang TKW sejak Ainun berusia 3 bulan.

Ainun besar dan tumbuh diasuh oleh sang Ayah, Mahfudin (32) yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online. Mahfudin, laki laki asal Rengasdengklok Karawang ini di tahun 2017 pernah viral hingga luar negeri. Postinganya soal kepergian sang istri ke negeri jiran menjadi TKW berakhir menyedihkan. Kisah ini menuai banyak simpati tidak hanya dari masyarakat Indonesia, tapi juga masyarakat luar negeri.

“Istri saya (mantan) memilih menikah dengan lelaki lain. Sampai saat ini belum pernah pulang ke Indonesia. Belum pernah bertemu Ainun. Ainun dari usia 3 bulan sampai 3 tahun bersama saya. Saya asuh dan rawat sendiri,” ungkap Mahfudin.

Merasa terpukul dengan kenyataan pahit itu, ia pernah berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

“Waktu itu anak saya masih tidur. Sudah megang baygon untuk diminum. Tapi tiba tiba saya nangis liat anak. Kalau saya mati, dia nanti gimana. Saya tidak tega kalau nanti dia besar tidak bersama orang tuanya,” ucap Mahfudin.

Mahfudin mengingat kembali momen di mana ketika Ainun berusia satu tahun, sempat ia bawa digendongan sambil mengantarkan pelanggan ojek onlinenya. Momen ini juga sempat menjadi viral di tahun 2018.

“Terakhir kontak dengan mantan istri sekitar sebulan lalu melalui video call. Saya tidak menghalangi Ainun untuk berkomunikasi dengan ibunya. Saya sudah ikhlas. Tidak dendam. Tapi tolong jangan ambil Ainun dari saya. Saya sudah memohon berkali kali kepada mantan istri saya,” katanya.

“Sekarang Ainun kan sudah rada gede. Dia sering nanyain dimana ibunya? Kapan ibunya pulang? Saya jawab aja mamah lagi keluar. Lagi pergi. Saya tidak tahu lagi sampai kapan harus berbohong terus. Suka nangis sendiri,” kenangnya. (nji/red)