Beranda Bekasi Imigrasi Kelas II Bekasi Beri Layanan Paripurna untuk Lansia dan Disabilitas

Imigrasi Kelas II Bekasi Beri Layanan Paripurna untuk Lansia dan Disabilitas

KOTA BEKASI, TVBERITA.CO.ID– Kantor lmigrasi Kelas II Non TPI Bekasi memberikan layanan Ramah, Hak Asasi Manusia (HAM) khusus kepada para lansia, ibu hamil, balita dan disabilitas. Mereka berhak atas layanan paripurna tanpa antre dalam mengurus paspor. Inilah layanan Prioritas.

Para penyandang disabilitas dan lansia itu berhak diprioritaskan saat mereka hendak membuat atau mengurus dokumen paspor.

Pada dasarnya mereka tetap harus datang ke Kantor lmigrasi yang berlokasi di Jalan Perjuangan, Teluk Pucung Bekasi Utara tersebut. Namun, mereka tak perlu antre Pendaftaran online dan bisa langsung ke kantor layanan. “Lapor ke petugas akan langsung dilayani, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” terang Lukito Leksono Kepala sub seksi dokumen perjalanan, Kamis (14/11).

Layanan Prioritas bagi pemohon khusus tersebut juga dilayani terpisah dari pemohon reguler atau pemohon umum di Kantor Imigrasi, layanan khusus tersebut berada di sisi kiri pintu utama layanan paspor.

Akses jalan menuju ruangan layanan khusus tersebut juga dibuat ramah disabilitas. Dari mulai Parkir kendaraan, jalan menuju ruangan juga tidak berupa tangga berundak. “Melainkan jalan rata yang halus ke ruangan khusus tersebut, ada ruang bermain anak, ruang menyusui dan ruang tunggu khusus layanan ramah HAM.”

“Namun harus didampingi keluarga. Begitu tiba kantor Imigrasi silakan lapor ke petugas. Anggota keluarga yang normal menyerahkan berkas yang dibutuhkan,” tutur Lukito.

Sejumlah berkas yang wajib disertakan dalam pembuatan paspor adalah e-KTP atau bukti perekaman e-KTP, KK, akta lahir atau buku nikah, ijazah terakhir. Semua berkas di fotokopi.

“Itu syarat permohonan paspor baru. Kalau urus paspor pengganti cukup e-KTP dan paspor lama. Pemohon semua wajib hadir karena perlu wawancara dan pengambilan foto. Semua juga wajib membayar biaya permohonan paspor sebesar Rp 350.000.” terangnya.

Arif wahyu purnomo (65), salah satu pemohon lansia saat ditemui mengakui dirinya senang karena semua dibantu petugas yang ramah. “Tidak perlu antre dan cukup duduk. Sebentar saya ditanya-tanya kemudian langsung foto. Layanan Imigrasi bagus,” kata Arief.

Dalam catatan Kantor imigrasi, dalam setiap hari ada 25 sampai 30 pemohon lansia, Disabilitas, ibu hamil dan balita. Penyelesaian Paspor Pelayanan Ramah HAM diprioritaskan lebih cepat dari Pemohon Normal, paspor bisa diambil di kantor imigrasi (ais/kie)