Beranda Karawang Jangan Berprasangka Buruk ke KPU, Ketua LMP: Pernyataan Jimmy Tidak Elok

Jangan Berprasangka Buruk ke KPU, Ketua LMP: Pernyataan Jimmy Tidak Elok

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Pernyataan Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakshyari (Jimmy) soal pasangan bakal calon independen Enak (Endang-Asep) yang tidak mungkin lolos kalau verifikasi KPU berjalan ketat, menimbulkan polemik.

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (Marcab LMP) Karawang, H. Awandi Siroj Suwandi menganggap pernyataan Jimmy di media kutipan-news.id tidak elok.

“Jimmy ini Wakil Bupati atau pemerhati pengamat? Kok pernyataannya tidak mencontohkan seorang figur seorang Wakil Bupati, tapi seperti pemerhati atau pengamat,” tegas Awandi.

Awandi menilai, pernyataan Jimmy menyepelekan kemampuan pasangan Enak yang pada 19 Februari lalu menyerahkan berkas persyaratan.

“Seolah Paslon Enak yang bakal maju melalui jalur perseorangan tidak mampu memenuhi persyaratan,” katanya.

Lolos atau tidak, tegas Awandi, sepenuhnya jadi urusan KPU. “Mau lolos atau tidak lolos, apa urusannya dengan dia? Rajin-rajin amat ngomentari urusan orang.”

Awandi meminta Jimmy untuk mengurus urusannya sendiri. Karena Jimmy, yang juga berniat jadi kontestan Pilkada, masih terganjal syarat dukungan kursi di legislatif. Pasalnya, Jimmy belum tentu bisa lolos verifikasi karena partai pengusungnya di PKB tidak lolos syarat ambang batas dukungan di parlemen.

“Dia juga belum tentu kok bisa lolos daftar, dan sampai saat ini juga belum ada kepastian kalau dia sudah memenuhi syarat 20% kursi DPRD sebagai persyaratan dari jalur partai politik. Bisa jadi nantinya Paslon dari jalur independen yang lolos, tapi malah dia yang tidak bisa daftar. Karena tidak cukup kursi untuk maju.”

Komunikasi politik dengan partai lain yang dilakukan Jimmy, kata Awandi, belum tentu bisa mengunci dukungan sebab komunikasi yang terjalin hanya sebatas penjajakan biasa.

“Di luar itu semua, pernyataan Jimmy ini sudah ada prasangka buruk atau suuzan ke KPU Karawang. Jadi seolah kalau Paslon Enak lolos, KPU Karawang tidak ketat dalam melakukan verifikasi,” sambung Awandi.

Padahal, Awandi mengaku, dari dulu sudah mengingatkan Jimmy sebagai pejabat agar tidak mengumbar pernyataan yang mengundang polemik.

“Dia harus sadar diri sebagai pejabat. Lebih baik Jimmy juga fokus saja pada tugas-tugasnya sebagai Wakil Bupati,” tutupnya. (red)