Beranda Bekasi Kader PDIP Longmarch, Tuntut Pembakar Bendera

Kader PDIP Longmarch, Tuntut Pembakar Bendera

TVBERITA.CO.ID – Seluruh kader PDI Perjuangan Kota Bekasi geram atas pembakaran bendera partai berlambang kepala banteng, saat unjuk rasa terkait penolakan Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung DPR RI pada Rabu (25/6/2020).

Semua kader partai PDIP termasuk sejumlah Anggota DPRD Kota Bekasi fraksi PDIP merasa marah atas sikap anarkis oknum. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Pemenangan Pemilu PDIP Kota Bekasi Nico Gondjang.

“Ini adalah aksi spontanitas para kader PDIP atas pembakaran bendera milik PDIP. Dan ketua umum PDIP juga mengizinkan tanggal 25 Juni kemarin. Silakan kader partai yang merasa tersinggug melaporkan secara hukum ke pihak kepolisian,” ungkap Nico Gondjang saat dikonfirmasi Tvberita di lokasi kantor PDIP Kota Bekasi usai longmarch, Jumat sore (26/6/20).

Menurut Ketua Umum PDIP, hal tersebut wajib dilaporkan, tapi harus tertib dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

“Artinya, kami dilarang untuk melakukan hal-hal yang anarkis saat melakukan longmarch, tetapi melakukan wajib hukumnya, karena itu merupakan harga diri sebuah partai dan panji-panji partai,” jelas Nico yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDIP periode 2019-2025.

Dari pantauan Tvberita, Kader Partai PDIP Kota Bekasi turun untuk melaporkan pembakaran bendera ini, dengan catatan tidak boleh anarkis.

“Tapi kita buktikan, longmarch para kader PDIP ini dengan tertib tidak ada anarkis dan berjalan dengan baik. Sehingga laporan dari PDIP sudah direspon langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota. Bahwa ini sedang diproses dan di-BAP langsung berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri,” jelas Nico Gondjang. (ais/fzy)