Beranda Karawang Klinik Bhakti Medika Diduga Buang Limbah Medis Sembarangan, Ini Kata Pemilik

Klinik Bhakti Medika Diduga Buang Limbah Medis Sembarangan, Ini Kata Pemilik

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG – Meski telah lama berdiri dan beroperasi Klinik Bhakti Medika diduga tidak memiliki sistem pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), dan membuang limbah medisnya secara sembarangan.

Klinik yang beralamat di Jalan Sentiong, Rawa Gempol, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang itu, diduga kuat belum mengantongi izin pengelolaan limbah medis, izin penyimpanan sementara limbah medis, dan izin pengangkutan limbah medis.

Bahkan dikabarkan, klinik tersebut diduga kerap membuang limbah medisnya ke tempat pembuangan sampah (TPS) warga yang terletak hanya beberapa meter saja di belakang klinik tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan dan keterangan warga sekitar, limbah-limbah medis milik klinik tersebut nampak bertumpuk di sebuah empang atau balong milik salah seorang warga setempat yang menjadi satu dengan sampah rumah tangga lainnya.

Hendri Sugiantoro, Pemilik Klinik Bhakti Medika ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu (25/4), membantah jika limbah-limbah medis yang dibuang sembarangan di TPS warga itu adalah limbah medis milik kliniknya. Karena di sekitar wilayah tersebut terdapat banyak klinik dan apotek yang lain, dan tidak hanya berdiri klinik miliknya saja.

Meski Hendri sendiri mengakui selama ini pihaknya belum memiliki izin pengelolaan limbah medis dan tidak mempihakketigakannya.

Sampah-sampah medis itu hanya dikumpulkannya saja sendiri. Karena menurutnya hampir semua klinik di wilayah tersebut memang belum memiliki izin pengolahan limbah medis.

Diungkapkan Hendri jika pihaknya selama ini selalu mengumpulkan limbah-limbah medis milik kliniknya dalam kantong plastik dan untuk membuangnya ia titipkan kepada adiknya yang berprofesi sebagai seorang bidan yang memiliki klinik di Cikarang dan memiliki izin kerjasama pengangkutan limbah medis.

“Sampah medis saya, dikumpulkan saja sendiri, dan membuangnya kadang saya titipkan kepada adik saya jika dia pulang ke rumah orang tua saya, tidak banyak paling sepelastik,” katanya meyakinkan.

“Tapi alhamdulillah saat ini kami juga sudah dalam proses melakukan kerja sama dengan pihak ketiga yakni PT. Tenang Jaya Sejahtera untuk pengelolaan limbah medis ini, dan kuasa hukum saya yang sedang mengurusnya,” ungkap Hendri lagi. (nna/fzy)