Beranda Advertorial Lawan Corona, Kecamatan Bekasi Barat Buka Dapur Umum untuk Berbuka Puasa

Lawan Corona, Kecamatan Bekasi Barat Buka Dapur Umum untuk Berbuka Puasa

TVBERITA.CO.ID, KOTA BEKASI – Pasca pemerintah pusat memberlakukan perpanjangan dan terus memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), agar warganya tidak boleh ada yang mudik lebaran agar tak menyebar Virus Corona, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama tiga pilar (TNI, Polri) terus pantau cek poin perbatasan-perbatasan Kota Bekasi.

Bersama Kapolres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 datangi enam titik terkait PSBB, dari enam titik yang didatangi bersama tiga pilar yakni, Perbatasan Giant Bekasi Utara, Perbatasan di Taman Kebalen Bekasi Utara, Perbatasan Bekasi Timur-Tambun, dan Perbatasan Kalimalang.

Dalam pemantauannya, Walikota Bekasi memastikan agar Penerapan PSBB di Kota Bekasi berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, dengan memberikan informasi dan pemahaman kepada pengguna kendaraan bermotor agar tertib dan mengerti terhadap situasi saat ini dengan mematuhi segala aturan yang pemerintah Kota Bekasi terapkan.

“Karena masih banyak warga baik dari dalam maupun dari luar Kota Bekasi yang belum tahu dan paham apa itu PSBB,” kata Rahmat Effendi kepada TVBerita, Selasa (28/4/20).

Pada kesempatan yang sama, Camat Bekasi Barat, Muhamad Bunyamin bersama Tiga Pilar juga terus mendirikan dapur umum yang dibuka pada setiap kecamatan ini disediakan untuk warga Kota Bekasi yang terdampak Covid-19.

“Berhubung saat ini memasuki bulan suci Ramadan, untuk petugas-petugas Kelurahan, Kecamatan, dan petugas yang menjaga perbatasan di mana akan disuplai makanan untuk berbuka puasa,” kata pria yang akrap disapa Bunyamin ini.

Dapur umum tersebut didirikan ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Bekasi baik kepada warganya yang sulit mendapatkan makanan dan untuk para pegawai yang bertugas di tengah wabah Covid-19 ini.

Memasuki hari kelima, bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Bekasi Barat membuat menu untuk berbuka puasa, yaitu nasi bungkus sebanyak 400 bungkus dan bubur kacang hijau sebanyak 300 bungkus untuk dibagikan kepada petugas dan warga.

“Setiap hari Kecamatan Bekasi Barat membuat menu nasi bungkus jelang buka puasa untuk dibagikan pada warga, yang kurang beruntung. Dan pada warga yang terkena dampak PSBB, serta dirumahkan dari perusahaannya efek Covid-19 ini,” jelas Bunyamin. (ais/adv/kec.bksibarat)