Beranda Bekasi Lima ASN Kota Bekasi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Lima ASN Kota Bekasi Terkonfirmasi Positif Covid-19

TVBERITA.CO.ID – Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi memaparkan beberapa jajaran pejabat pemerintah Kota Bekasi terkonfirmasi positif Covid-19.

Lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi dinyatakan positif Covid-19. Kelima ASN itu, menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.

“Kelimanya terdeteksi usai proses tes Covid-19 di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ASN yang terkonfirmasi ada yang bertugas di DPRD Kota Bekasi, Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkot Bekasi,” ungkap Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Jumat (17/7/20).

Di antaranya Kepala Inspektorat berinisial WI kini sudah menjalani isolasi mandiri. “Ya memang pak W sudah negatif dan saat ini masuk dalam penyembuhan diisolasi mandiri,” ujar Rahmat Effendi.

Pihaknya merinci, saat ini yang masih positif di antaranya Kepala Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berinisal LDP, Kepala Bagian Legislasi Persidangan dan Protokol Sekertariat DPRD Kota Bekasi berinisal L, Staf Ahli Pemkot Bekasi, HT, serta Irban Inspektorat Kota Bekasi berinisial S.

Walikota juga berharap kepada seluruh masyarakat dan jajaran OPD di Pemkot Bekasi tetap menjaga protokol kesehatan. Hal ini mengingat Covid-19 tidak mengenal status sosial seseorang.

“Covid-19 ini tidak mengenal pejabat, sehingga diharapkan untuk seluruh masyarakat hati-hati dan jaga protokol kesehatan,” jelasnya.

Adapun pasca kelima ASN positif Covid-19, surveyor dari petugas kesehatan diakuinya telah melakukan tracking terhadap orang di sekitarnya, termasuk orang yang sempat kontak fisik dengan kelima ASN tersebut.

untuk tracking pasti langsung dilakukan, terutama paling penting itu istri dan anaknya. Bahkan, rekan kerja di lingkungan Pemkot Bekasi yang sempat kontak dengan kelima ASN itu juga sudah ditracking.

“Dan hasil proses itu istri dan anaknya dinyatakan negatif, termasuk yang ada di lingkungan kerjanya,” ungkap Wali Kota Bekasi dua periode ini.

Lebih lanjut, saat ditanya bagaimana para ASN bisa terkonfirmasi Covid-19, ia menyebut, kelimanya itu semua kategori orang tanpa gejala (OTG). Tapi, yang dikhawatirkan kondisi Kepala Inspektorat, karena memiliki penyakit penyerta diabetes.

“yang kita khawatirkan itu soal kondisi Kepala Inspektorat, tapi kabarnya sudah membaik. Jadi, mereka semua kategori OTG, untuk itu kita masih terus pantau di mana awal mereka bisa tertular dan kami belum bisa pastikan apakah ketika di lingkungan kerja atau rumahnya,” tutupnya. (ais/fzy)