Beranda News Manajemen Perpajakan Institut STIAMI Gelar Kuliah Umum Virtual

Manajemen Perpajakan Institut STIAMI Gelar Kuliah Umum Virtual

TVBERITA.CO.ID –¬†Dalam rangka meningkatkan motivasi dan kuaitas pendidikan bagi mahasiswa jurusan managemen perpajakan, Institut Stiami Kampus Kota Bekasi menggelar kuliah umum secara virtual online, dengan tema “Belajar PAJAK Karir Menanjak”, Jumat (12/6/20).

Saat ini Indonesia masih sangat membutuhkan tenaga-tenaga terampil di bidang perpajakan untuk membantu pemerintah mengamankan realisasi penerimaan negara melalui pajak.

“Salah satu cara mengamankan penerimaan negara adalah melakukan pelaksanaan kewajiban perpajakan oleh seluruh Wajib Pajak dengan benar, jujur dan tepat waktu,” ungkap Dosen Perpajakan Institut Stiami Kampus Bekasi Drs. Dwikora Harjo saat dikonfirmasi Tvberita.

Dalam kenyataannya saat ini kata Dwikora skaligus Ketua Taxs Center Pajak Institut Stiami Kampus Bekasi ini, masih banyak Wajib Pajak yang belum melaksanakan kewajibannya ini.

“Tidak sepenuhnya Wajib Pajak bisa disalahkan dalam hal ini, bisa saja mereka belum mengerti bagaimana caranya menghitung, menyetor dan melapor pajaknya.”

“Kalau mengandalkan dari pelayanan dan sosialisasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan masing-masing KPP tentu tidak akan tercapai,” jelasnya.

Menurutnya, inilah pentingnya Lembaga Pendidikan Tinggi, khususnya Institut STIAMI Kampus Bekasi A menyiapkan para tenaga perpajakan yang siap pakai dan handal untuk membantu pemerintah dan sekaligus membantu Wajib Pajak.

“Ini peluang kerja yang cukup bisa diharapkan dan diandalkan oleh mereka. saya pribadi mengharapkan agar Institut STIAMI Kampus Bekasi A mengutamakan outcome daripada output bagi mahasiswa2 konsentrasi Perpajakan ini,” bebernya.

Setidaknya terdapat tujuh bidang pekerjaan yang bisa digeluti oleh para lulusan Institut ini nantinya.

“Tentu saja bagi calon bantuan pemerintah ini mengerjakannya dengan itikad baik dan berfikiran positif, serta penuh kejujuran yang didasari dengan akhlak yang mulia sesuai dengan corporate culture STIAMI nomor satu,” jelas Dwikora. (ais/fzy)