Beranda Karawang Masih PSBB, Hajatan Belum Diizinkan, Sekda: Pekerja Seni Sabar

Masih PSBB, Hajatan Belum Diizinkan, Sekda: Pekerja Seni Sabar

TVBERITA.CO.ID –¬†Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang nampaknya belum mengabulkan tuntutan para pekerja seni agar resepsi pernikahan atau hajatan bisa kembali diizinkan. Pasalnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Karawang masih berlangsung.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, Jumat (19/6), kepada TV Berita di Gedung Plaza Pemda Karawang.

Sekda Acep meminta kepada seluruh para pekerja seni untuk bersabar terlebih dahulu, menunggu sampai PSBB selesai dan menunggu arahan Gubernur Provinsi Jawa Barat berikutnya. Mengingat saat ini tingkat penyebaran Covid-19 di desa/kelurahan di Kabupaten Karawang masih tinggi.

“Sekarangkan yang positif baru sudah mencapai angka positif 10 orang, kita jangan main-mainlah dengan hal ini, kita bukan tidak memperhatikan mereka tapi juga memperhatikan yang lain, justru dengan kehati-hatian, kewaspadaan, dan kedisiplinan kita memperhatikan semua masyarakat Karawang,” jelasnya.

“Kita belum tahu juga arahan Gubernur seperti apa setelah PSBB ini, makanya kita tidak mau berjanji dulu, nanti setelah pemetaan epidemologinya barulah,” ujar Sekda Acep lagi.

Dan terkait soal bantuan Pemkab Karawang bagi para pekerja seni, Sekda Acep hanya berkata akan membahasnya.

Karena menurut dirinya, para pekerja seni tersebut juga banyak yang sudah mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi, ataupun Kabupaten dan desa.

“Kita lihat nanti, karena semua terdampak juga, ada juga pasti yang mendapat bantuan dan ada juga yang tidak, sabar saja dulu mengikuti,” pintanya.

Dan Sekda Acep juga meminta kepada para tokoh-tokoh seni di Kabupaten Karawang membantu pemerintah mengedukasi para pekerja seni bukan memprovokasi.

“Tokoh-tokohnya juga ikut membantu mengedukasi jangan memprovokasi, kita bukan melarang dan menutup usaha mereka, namun Pemkab menjaga kehati-hatian, nanti setelah PSBB selesai dan menjalani Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), baru kita buatkan teknisnya seperti apa,” ungkapnya menandaskan.

“Pemda juga ingin memberikan yang terbaik, tetapi PSBB ini belum selesai, Pandemi Covid-19 juga belum selesai, nanti kita lihat zonasi zonasinya dan bagaimana menghadai AKB,” Pungkasnya lagi. (nna/fzy)