Beranda News Menaker Resmikan Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan

Menaker Resmikan Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan

TVBERITA.CO.ID – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Belasi resmikan Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Melalui Sistem Aplikasi e-PP dan e-PKB, yang dilaksanakan di Hotel Horison Bekasi Selatan, Kamis (19/11/20).

Layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik ini merupakan transformasi dari layanan tatap muka pada Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA).

“Layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB yang telah diresmikan ini , merupakan tanda dimulainya penerapan layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik baik di tingkat pusat maupun secara bertahap di tingkat daerah,” ungkap Ida Faujziyah saat bincang dengan Tvberita usai launching.

Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang terkandung di dalam PP atupun PKB tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ataupun merugikan salah satu pihak baik pekerja ataupun pengusaha.

“Harapannya dengan transformasi layanan tatap muka menjadi layanan digital ini dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan kuantitas pengesahan PP dan pendaftaran PKB.”

“Di samping itu, transformasi layanan ini juga sebagai bukti dukungan terhadap Reformasi Birokrasi yang digaungkan pemerintah dalam visi misi Presiden Republik Indonesia dalam mensuksesan Reformasi Birokrasi,” pungkas Ida Fauziyah.

Lebih lanjjt Ida juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif terkait UU Cipta Kerja.

“Terkait peraturan cuti kerja, yang telah tertuang pada pasal sebelumnya yang kemudian tidak tertulis di pasal UU Cipta kerja, bukan berarti hilang atau ditiadakan, ketentuan cuti tetap ada dipasal sebelumnya, dan tidak direvisi di UU Cipta Kerja, kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu Negatif,” lanjut Ida Fauziyah.

Ida berharap dengan adanya layanan ini kedepan dapat berimplikasi bagi perusahaan.

“Maupun pekerja untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel dan data terjamin, dan juga Ia pastikan layanan ini akan terus disempurnakan,” jelasnya. (ais/red)