Beranda Headline Belajar dari Krisis Covid-19, Prabowo: Jangan Lagi Bergantung Impor Pangan ke Negara...

Belajar dari Krisis Covid-19, Prabowo: Jangan Lagi Bergantung Impor Pangan ke Negara Lain

Prabowo dan swasembada pangan nasional
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mengungkap pengalaman pahit saat pandemi Covid-19 mendorongnya untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

KARAWANG – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto mengungkap pengalaman pahit saat pandemi Covid-19 mendorongnya untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Prabowo bilang, ketika itu pasokan pangan dunia terganggu dan sejumlah negara menahan ekspor beras. Hal itu pun membuat Indonesia kesulitan memperoleh beras karena negara-negara produsen lebih memprioritaskan kebutuhan dalam negerinya.

Kondisi tersebut menjadi peringatan serius bahwa ketergantungan terhadap impor pangan merupakan ancaman bagi kedaulatan bangsa.

Baca juga: Di Karawang, Presiden Prabowo Deklarasikan RI Sudah Swasembada Pangan

“Waktu Covid-19, negara yang punya beras tidak mau menjual ke kita. Itu membuka mata dan menjadi peringatan agar kita tidak lagi tergantung pada bangsa lain,” ujar Prabowo dalam kegiatan Panen Raya Nasional sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia di Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1).

Berangkat dari pengalaman tersebut, dia menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan syarat mutlak bagi sebuah negara untuk benar-benar merdeka.

Dia menilai tidak masuk akal jika Indonesia yang memiliki wilayah luas, tanah subur, dan sumber daya alam melimpah masih bergantung pada impor pangan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Capaian tersebut ditandai dengan tidak adanya impor beras serta tercapainya cadangan beras nasional sebesar 3 juta ton.