Beranda Headline Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Bisa Terjadi Sepekan ke Depan

Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Bisa Terjadi Sepekan ke Depan

Bmkg cuaca ekstrem sepekan
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: istimewa

TVBERITA.CO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca ekstrem disebagian wilayah Indonesia masih berpotensi hingga sepekan ke depan atau sampai tanggal 8 Maret 2024.

Prakiraan ini dirilis BMKG melalui situs resminya pada Kamis, (29/2) kemarin.

Disebutkan BMKG, puncak musim hujan disebagian besar wilayah Indonesia sudah terlewati. Hanya saja, wilayah Sumatera bagian selatan dan Pulau Jawa masih berada dalam puncak musim hujan di bulan Februari, sehingga peningkatan curah hujan di wilayah-wilayah tersebut masih berpotensi terjadi.

Baca juga: Sudah Diterapkan di Karawang, Bagaimana Cara Kerja ETLE Tilang Pengendara Nakal?

BMKG memantau, sejak tanggal 24 hingga 24 Februari hujan dengan intensitas ringan dan ekstrem masih terjadi disejumlah wilayah Indonesia.

Khusus wilayah Jabodetabek, terpantau sejak 27 Februari 2024 terjadi peningkatan curah hujan. Penyebabnya antara lain dipicu oleh aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) saat ini memasuki fase 3 (Samudra Hindia bagian timur), dan diprediksi akan memasuki wilayah Indonesia dimulai dari bagian barat dan bergerak ke timur.

Kemudian aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial di sebagian wilayah Indonesia; serta terbentuknya pola perlambatan, pertemuan, dan belokan angin yang terbentuk di sebagian wilayah Indonesia.

Oleh karenanya BMKG menghimbau masyarakat dimanapun berada untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi mandiri dikediaman masing-masing.

Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem, Bagikan Tips Hindari Sambaran Petir

“Secara umum perlu diwaspadai dalam sepekan kedepan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan – lebat yang disertai kilat/angin kencang di wilayah Jabodetabek pada tanggal 1-8 Maret 2024,” tulis BMKG dikutip pada Jum’at, 1 Maret 2024.

“Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap peningkatan curah hujan yang berpotensi terjadi dalam seminggu kedepan,” imbaunya. (*)