Beranda News Pemkab Bekasi Hilangkan Denda Keterlambatan Bayar Pajak

Pemkab Bekasi Hilangkan Denda Keterlambatan Bayar Pajak

TVBERITA.CO.ID, BEKASI – Di tengah pandemi virus Corona yang juga berdampak kepada para pelaku usaha, Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) Kabupaten Bekasi menerapkan kebijakan menghilangkan denda bagi keterlambatan pembayaran pajak.

Dalam situasi normal tidak ada pandemi Corona, pengusaha yang telat membayar pajak daerah, misalkan pajak hiburan, dikenakan denda sebesar 2 persen setiap bulannya.

Herman memberi contoh, Burger X yang punya sejumlah cabang di Kabupaten Bekasi, pajak restorannya sekitar Rp 300 juta per bulan yang dibayarkan tiap tanggal 15 setiap bulannya.

Jika restoran ini telat membayar pajak, dia kena denda 2 persen perbulan atau Rp 6 juta.

‘”Dalam situasi pandemi Corona saat ini, denda tersebut tidak kami lakukan,” ujar Herman.

Untuk pajak restoran, sebut Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi, pengusaha sejatinya tidak terdampak, karena pajak restoran dipungut kepada konsumen, bukan kepada pengelola atau pemilik.

Yang terdampak bagi pengelola redtoran, terang Herman, adalah terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada sulitnya karyawan beraktivitas di luar.

Herman mengatakan, di tengah pandemi Corona saat ini, ada sejumlah pengusaha restoran yang minta keringanan pajak.

“Itu kita tolak karena tidak masuk akal, karena pajak restoran tidak dibebankan kepada pemilik restoran tetapi kepada konsumen,” tegas Herman. (gil/fzy)