Beranda Bekasi Pemkot Bekasi Tetapkan Pedoman Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

Pemkot Bekasi Tetapkan Pedoman Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

TVBERITA.CO.ID, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko berdiskusi bersama pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mengenai ketetapan salat Idul Fitri 1441 H pada saat pandemi Covid-19 di Kota Bekasi.

Hadir Ketua MUI Kota Bekasi, KH. Mir’an Syamsuri, Ketua Muhammadiyah Kota Bekasi, Sukandar Gozali, PCNU Kota Bekasi, H. Madinah, Ketua FKUB Kota Bekasi, Abdul manan dan segenap pendiri organisasi keislaman di Kota Bekasi.

Melalui kesepakatan bersama, Wali Kota Bekasi dan Pengurus MUI Kota Bekasi memutuskan untuk mengizinkan mengadakan salat Idul Fitri di Masjid yang berada di zona hijau, dan untuk zona merah tetap melaksanakan salat di rumah masing-masing.

Kota Bekasi ada 29 Kelurahan yang dinyatakan masih zona hijau dalam perkembangan Positifnya Covid-19 ini, di antaranya:

1. Kecamatan Bekasi Utara
Kelurahan Teluk Pucung, Kelurahan Harapan Jaya, Kelurahan Margamulya,
2. Kecamatan Bekasi Barat.
Kelurahan Bintara, Kelurahan Kranji,
3. Kecamatan Bekasi Timur.
Kelurahan Bekasi Jaya.
4. Kecamatan Bekasi Selatan
Kelurahan Jakamulya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kelurahan Pekayon Jaya.
5. Kecamatan Mustika Jaya, Kelurahan Cimuning.
6. Kecamatan Medan Satria, Kelurahan Harapan Mulya, Kelurahan Medan Satria.
7. Kecamatan Jatisampurna
Kelurahan Jatikarya, Kelurahan Jatiraden, Kelurahan Jatiranggon.
8. Kecamatan Pondok Gede
Kelurahan Jatibening, Kelurahan Jatibening Baru, Kelurahan Jaticempaka, Kelurahan Jatiwaringin.
9. Kecamatan Bantar Gebang
Kelurahan Ciketing Udik, Kelurahan Cikiwul, Kelurahan Sumur Batu.
10. Kecamatan Jatiasih, Kelurahan Jatimekar dan Kelurahan Jatirasa.⁣⁣

“Jika masjid pada zona hijau di Kelurahan, semisalkan di RW 01 Kelurahan Bekasi Jaya ada 3 Masjid dipersilakan salat Idul Fitri di wilayahnya. Tapi khusus untuk warganya saja, tidak diperbolehkan masuk dari wilayah lain. Juga pelaksanaannya menggunakan protokol kesehatan,” ungkap Rahmat Effendi.

Protokol kesehatan yang harus dijaga seperti menjaga jarak saat sholat, memakai masker dan tidak bersalaman.

“Dan juga pada dua hari ini akan dibentuk tim dari per kelurahan untuk memantau zona hijau tersebut jika mengadakan salat idul fitri,” ujar Wali Kota.

⁣⁣Selain itu dijelaskan juga dari kesepakatan tidak adanya halal bi halal bagi yang sudah menunaikan salat idul fitri di masjid, langsung pulang ke rumah dengan silaturahim menggunakan telepon.

“Itu yang dikhawatirkan, tidak ada yang tahu virus ini, kita harus waspada walau berada di zona hijau, karena setiap harinya zona hijau bertambah dari zona merah yang berkurang, kita tetap harus menggunakan protokol kesehatan,” tegas Wali Kota. (ais/fzy)