Beranda Headline Pengamat: Banyaknya Calon di Pilkada Karawang Malah Untungkan Petahana

Pengamat: Banyaknya Calon di Pilkada Karawang Malah Untungkan Petahana

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Perhelatan Pilkada serentak tinggal beberapa bulan lagi, semua elemen yang berkepentingan sedang mempersiapkan segala sesuatunya baik KPU, Bawaslu dan Partai Politik. KPU Karawang sudah membuka pendaftaran calon perseorangan dan bakal calon pun telah menyerahkan berkas-berkas persyaratannya. Tinggal menungu dibukanya pendaftaran bakal calon yang di usung oleh partai politik ataupun gabungan partai politik. Elit-elit Partai Politik sedang sibuk melakukan proses konsolidasi yang kemudian muncul lah poros-poros baru.

Pengamat Politik yang sekaligus Kaprodi Ilmu Pemerintah Unsika, Dadan Kurniansyah mengungkapkan bahwa peluang petahana untuk menang masih besar, karena Petahana diuntungkan dengan posisinya yang dapat mencuri start lebih dulu.

“Berdasarkan apa yang saya alami dan saya lihat, Petahana ini masih memiliki kans yang kuat, dari segi sosialisasi politik dia bisa mencuri start di kegaiatan-kegiatan nya ke masyarakat. Ditambah lagi Petahana memiliki kekuatan-kekuatan relasi lainnya, seperti cost politik, dan tim-tim yang menyiapkan atau mencari cost politiknya,” kata Dadan

Dadan juga mewanti-wanti kepada Petahana jangan berbangga diri dan merasa berada di atas angin dengan hasil survei-survei yang mengunggulkan Cellica, karena menurutnya jika tingkat kepuasaan publik ada dibawah 30 persen maka petahana harus mawas diri.

“Petahana juga memiki kelemahan, jika tingkat kepuasan publik di bawah 30 persen ini sangat riskan, dan harus mawas diri. Tetapi jika tingkat kepuasan publik di atas 30 persen kans untuk menang masih besar,” ujarnya.

Di awal Tahun 2020 ini, Petahana diterjang dengan berbagai isu penanganan banjir Karangligar yang lambat, infrastruktur yang rusak, dinilai dadan cukup mereduksi elektabilitas Petahana.

“Mengenai pemberitaan-pemberitaan itu, kalau dari teori komunikasi itu namanya framing atau opini yang dibentuk oleh wartawan berdasarkan fakta di lapangan,
kejadian banjir dan rusak nya infrastruktur cukup mempengaruhi elektabilitas namun tetap harus dilakukan survei agar lebih meyakinkan, karena kami di akademisi masih mempercayai hasil survei. Maka dari itu untuk antisipasi melorotnya elektabilitas, Petahana harus memiki tim counter opini,” pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakan Dadan, mengenai peta politik di Pilkada Karawang, poros di Karawang hanya membentuk poros saja dan tidak mengusung, mungkin hanya untuk menaikan daya tawar. Di Karawang ini, menurutnya menarik, karena porosnya yang banyak. Dalam strategi konteks politik pemenangan, semakin banyak calon akan menguntungkan petahana, karena yang paling tidak disukai petahana, adalah head to head, beban nya besar dan cost politik nya besar, dan juga harus menyiapkan strategi yang hebat,” tambahnya.

“Saya salut dengan praktisi partai politik. Saya hanya mengingatkan ke elit Parpol, jangan terlena dengan apa yang sudah kalian buat, bagaimana pun keputusannya tetap ada di DPP. Meskipun hal ini sangat saya sayangkan, karena DPC Parpol tidak diberikan kewenangan untuk memilih bakal calon yang diusung. Seharusnya pusat itu hanya cukup mengamini apa yang menjadi rekomendasi dari DPC Parpol”, tutupnya. (ddi/kie)