Beranda News Perang Lawan Covid-19, Tapi Bupati Purwakarta Tidak Pakai Masker?

Perang Lawan Covid-19, Tapi Bupati Purwakarta Tidak Pakai Masker?

TVBERITA.CO.ID, PURWAKARTA РPerang terhadap Covid-19 yang digaungkan Kabupaten Purwakarta gencar, namun disayangkan Bupati Purwakarta tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya.

Sebut saja di beberapa baligho, spanduk, dan lainnya yang terpampang di sepanjang jalan Purwakarta yang berisi ucapan maupun imbauan yang hanya terpampang wajah Bupati yang akrab disapa Ambu ini tanpa Wakil Bupatinya tidak memberikan contoh kepada warganya.

Hal ini diperparah oleh salah satu papan imbaun cegah Covid-19 yang terpasang di pusat kota foto bupati yang terpampang tanpa menggunakan masker sebagai salah satu alat pelindung diri dalam pencegahan Pandemi Covid-19 yang sedang gencar digaungkan di Purwakarta.

“Akan lebih pas bila pejabat yang mengkampanyekan cegah dan lawan Covid-19 juga menggunakan APD yang dianjurkan dalam menangkal virus tersebut, salah satunya masker,” jelas Hikmat Ibnu Aril, Ketua Studi Purwakarta, Minggu (10/5).

“Apalagi sudah beredar bahwa di Purwakarta wajib pake masker, terlebih sekarang PSBB diberlakukan,” ujarnya.

“Mungkin ini hal sepele, tapi sebagi public figure dan pejabat publik tertinggi di daerah, apa yang dikatakan dan dilakukan akan diikuti oleh masyarakatnya,” tegasnya.

“ASN yang tidak menggunakan masker ada sanksi, tapi masyarakat masih banyak yang tidak menggunakan masker, walaupun dalam praktiknya bupati melengkapi diri dengan APD-nya tapi papan imbauan tidak menggunakan masker tetap melekat,” paparnya.

“Jadi, siapapun yang mengkampanyekan lawan Covid-19 di media apapun wajib mematuhi aturannya dan menggunakan alat yang diwajibkan,” tegasnya.

“Walaupun bermasker, masyarakat sudah tahu bahwa mereka para pejabat ataupun public figure yang ada di gambar tersebut cantik-cantik dan ganteng-ganteng, jadi jangan khawatir tidak dikenal,” pungkasnya.¬†(trg/fzy)