Beranda Bekasi Pesan Istri Wawali untuk Pendidikan di Tengah Pandemi

Pesan Istri Wawali untuk Pendidikan di Tengah Pandemi

TVBERITA.CO.ID, KOTA BEKASI –¬†Pendidikan merupakan salah satu pondasi dalam kemajuan suatu bangsa, semakin baik kualitas pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu bangsa, maka akan semakin baiknya kualitas bangsa tersebut.

Pendidikan dijadikan sebagai pilar utama dalam pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat suatu bangsa. Pendidikan diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, serta memberi dukungan dan perubahan untuk perkembangan suatu bangsa.

“Dalam membentuk sumber daya manusia tersebut, perlu adanya sebuah interaksi edukatif yakni terjadinya saat proses kegiatan belajar mengajar antara seorang guru dan peserta didik.”

“Proses belajar mengajar baik yang terjadi di dalam kelas maupun di luar kelas tak lepas dari adanya peran seorang guru, di mana peran guru tidak dapat diganti oleh piranti elektronik semodern apapun,” ungkap Istri Wakil Walikota Bekasi, Wiwiek Hargono, Minggu (10/05/20).

Peran guru yang paling penting yaitu mampu mengamati karakter yang bersumber dari kecerdasan dasar siswanya baik kelebihan dan kekurangan. Karena pada dasarnya tidak ada anak yang bodoh. hanya saja kecerdasan yang menonjolnya yang berbeda dan kecerdasan anak tidak dapat dibuat dan dihilangkan tetapi dapat dikembangkan sesuai dengan apa yang Tuhan beri pada seorang anak.

“Peran ini sebetulnya tidak hanya harus diemban seorang guru. Kondisi pandemi seperti saat ini di mana sistem pembelajaran banyak dilakukan di rumah dengan menggunakan teknologi, akhirnya mengembalikan lagi fungsi dan tugas guru serta orang tua untuk bisa saling berkolaborasi menciptakan anak-anak didik yang berkualitas,” jelas Wiwiek.

Menurutnya, yang mampu memberikan batasan-batasan kepada siswanya, mana yang boleh dilakukan maupun tidak dengan memberi contoh nyata sebagai bentuk keteladanan. Mampu membangkitkan semangat belajar, sportif dan disiplin, yang merupakan bagian dari pembentukan etos dan budaya kerja anak kelak di masa depan.

“Saya merasa harus banyak belajar untuk itu agar dapat mengetahui dan menerapkan bagaimana cara yang efektif, tepat dan mudah dalam mengajar atau mendidik sehingga mampu mengembangkan kecerdasan anak dengan mengarahkannya ke hal-hal yang tepat sesuai harapan,” jelasnya.

Melalui Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini mengajarkan banyak hal dalam mendidik karena pada dasarnya semua orang adalah pendidik, baik pendidik sebagai profesi, sebagai orang tua dalam mendidik anak-anaknya ataupun sebagai pribadi untuk dapat mendidik diri sendiri agar menjadi manusia yang baik dari hari ke hari.

“Semoga ke depannya pendidikan di Indonesia semakin lebih baik dengan banyak melahirkan anak bangsa yang tidak hanya mampu berprestasi namun juga anak-anak bangsa dengan karakter baik.”

“Karena mendapat contoh baik sebagai bentuk keteladanan untuk maju dan sukses berdasarkan kemampuan dengan dukungan para pendidik dari belakang atapun banyak teman seperti prinsip dasar seorang Ki Hajar Dewantara, bukan maju karena saling menjatuhkan atau menyalahkan hanya karena ingin mengejar predikat sebagai pemenang,” jelas Wiwiek.¬†(ais/fzy)