Beranda Nasional Perbedaan Pilihan Politik Jangan Timbulkan Permusuhan

Perbedaan Pilihan Politik Jangan Timbulkan Permusuhan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Organisasi Kepemudaan (OKP) Keluarga Besar Pemuda Justitis (KBPJ) DPC Karawang menggelar Diskusi Publik dengan Tema “Dialog Publik Pemilu 2019” dengan Sub Tema ‘’Menolak Hoax Dan Hate Speech Demi Terlaksananya Pemilu 2019 yang Langsung Umum Bebas dan Rahasia serta Jujur dan Adil di Kabupaten Karawang” yang bertempat di Aula Husni Hamid Pemda Karawang, Rabu (20/02/19).
Dalam acara dialog publik tersebut, menghadirkan Narasumber Miftah Farid dari KPUD Kab. Karawang, Miftah Farid, Charles Silalahi dari Bawasalu Kab. Karawang, Atin Usmanto dari Dinas Kominfo Kabupaten Karawang dan Budi Harjo dari Polres Karawang dan dihadiri oleh sekitar 30 orang peserta yang terdiri dari berbagai unsur elemen, seperti Panwascam se-Kab. Karawang, PPK se-Kab.Karawang, Partai Politik peserta Pemilu 2019, Calon Legislatif, LSM, Pers, Mahasiswa serta tamu undangan lainya.
Lukman Hakim selaku Ketua Umum DPC Yusdisia Karawang mengatakan, terselenggaranya dialog publik atas kepedulian dan kesadaran dari Organinsasi Kepemudaan (OKP) atas berkembangnya pemberitaan Hoax dan Hate Speech, yang sudah sangat mengkhwatirkan dan mulai mengancam keutuhan Persatuan dan kesatuan bangsa yang semakin hari semakin sangat dirasa cukup berpotensi timbulnya perpecahan.
“Jangan gara-gara berbeda dukungan menjadi permusuhan, contohnya pada debat Presiden kedua, kemarin, sangat berdampak kepada pendukung ke dua belah pihak yang saling menyerang dan mejelekan satu sama lain,” ujarnya menyayangkan.
Menurut Lukman, Pemuda Yusdisia Kab.Karawang ikut berpartisipasi, bagaimana agar pelaksanaan pemilu 2019 ini betul-betul terselanggara sebagaimana yang diharapkan bersama dan tidak dibumbui dengan hal-hal yang bersifat negatif.
Lukman juga berharap masyarkat tidak lagi menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian, sehingga Pemilu 2019 tetap terselanggra dengan tujuan sebenarnya yaitu memilih calon eksekutif maupun legislatif untuk memimpin negeri ini.
“Jangan sampai dalam ajang pesta demokrasi ini menimbulkan dampak buruk bagi kita, intinya agar masyarakat menyadari bahwa Hoax dan Hate Speech tidak ada untungnya dan tentunya akan sangat mengganggu keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.(nna/ris)

Komentar Facebook