Beranda Regional 100 Hari Fakultas Hukum, UBP Gelar Tasyakuran dan Lokakarya Peninjauan Kurikulum

100 Hari Fakultas Hukum, UBP Gelar Tasyakuran dan Lokakarya Peninjauan Kurikulum

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang mengelar kegiatan Tasyakuran dan Lokakarya Peninjauan Kurikulum Prodi di Lingkungan Fakultas Hukum dengan tema ” 100 Langkah Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 “.

Lokakarya diselenggarakan di Ballroom Hotel Brits, Interchange Karawang Barat, Jumat (20/12).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Seluruh jajaran Rektorat UBP Karawang, Kepala BNNK Kabupaten Karawang, Kepala Lapas II A Karawang, serta tamu undangan lainnya.

Dekan Fakultas Hukum UBP Karawang, Deny Guntara, S.H.,M.H, mengatakan kegiatan lokakarya peninjauan dan pengembangan kurikulum ini dilakukan rutin per dua tahun sekali.

Dengan harapan, Fakultas Hukum UBP Karawang, dapat mengakselerasikan perkembangan pengetahuan dan trend kebutuhan yang sedang berkembang.

Menurut Deny, Lokakarya peninjauan kembali kurikulum program studi ilmu hukum perlu dilakukan dalam rangka untuk menyesuaikan kebutuhan peserta didik yang berfokus pada capaian pembelajaran/kompetensi lulusan, perbaikan strategi/metode pembelajaran dan bagaimana proses penilaian dan evaluasi pembelajaran dilakukan.

“Kegiatan rutin Peninjauan Kurikulum ini selalu kita lakukan setiap dua tahun sekali, atau jika diperlukan segera dilakukan perubahan maka kita segera melakukan perubahan,” kata Deny.

Selain itu, Deny menambahkan, peninjauan kembali kurikulum program studi ilmu hukum ini dalam rangka 100 hari sebagai Fakultas. Sehingga pihaknya merasa perlu secepatnya melakukan peninjauan.

Terlebih lagi, dengan kebijakan baru Presiden Jokowi Dodo. Dimana perguruan tinggi melepaskan diri dari Kementerian Riset dan Teknologi dan kembali berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk kemudian bergabung bersama pendidikan dasar dan menengah.

“Tentunya kita harus akseleratif dengan perubahan itu, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim punya selogan tentang “kemerdekaan belajar”, Ya, Sebenarnya hari ini kita berharap pak menteri dapat hadir disini untuk menguraikan apa yang dimaksudkan dengan “kemerdekaan belajar” menurut beliau, dimana kurikulum yang sekarang itu harus bisa membahagiakan orang yang di didiknya dan harus akseleratif terhadap perubahan teknologi informasi (TI),” jelasnya memaparkan.

Oleh karena itu, khususnya untuk fakultas hukum, Denny mengungkapkan, pihaknya akan memasukan mata kuliah aplikasi komputer yang berbasis teknologi informasi (TI).

“Kebetulan memang TI ini sudah menjadi bagian dari kurikulum program studi disetiap fakultas yang ada di UBP. Pak Rektor pun membuat kebijakan bahwa semua prodi di UBP harus familiar dengan TI,” imbuhnya lagi.

Dan Prodi Hukum saat ini sedang meninjau mata kuliah mana saja yang sangat dekat kaitannya dengan implementasi TI pada saat mahasiswa sedang mengambil jurusan untuk menjadi profesi tertentu.

“Harapan saya mahasiswa kedepan khususnya fakultas hukum UBP ,dapat ikut menyesuaikan dengan kurikulum yang kita susun terkait TI. Bahwa TI sudah sedemikian pesat perkembangannya, yang nantinya harus di antisipasi oleh regulasi – regulasi yang tentunya akan bisa mengantisipasi efek negatif perkembangan teknologi informasi tersebut,” harapnya.

“Dan harapan lebih besar lagi, mahasiswa UBP tidak hanya menguasai ilmu, namun juga teknologi,” timpalnya menegaskan. (Nna/dhi)