Beranda Karawang 2.890 Anak di Karawang Terlantar, Dinsos Andalkan LKSA

2.890 Anak di Karawang Terlantar, Dinsos Andalkan LKSA

Anak terlantar di karawang
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Karawang, Dyah Palupiey Ekayanti.

KARAWANG – Dinas Sosial (Dinsos) Karawang mencatat, di Kabupaten Karawang terdapat sebanyak 2.890 jumlah anak terlantar sepanjang tahun 2023.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Karawang, Dyah Palupiey Ekayanti menyampaikan, jumlah tersebut dihimpun dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan kategori umur berdasarkan Undang-undang Kependudukan, anak-anak dikategorikan dari usia 0 sampai 18 tahun.

“Anak terlantar dalam hal ini, baik punya rumah ataupun tidak, punya orang tua ataupun tidak, usia 0-18 tahun dan belum menikah, ketika secara ekonomi tidak mampu (terlantar) maka itu menjadi target sasaran kami,” ujarnya kepada Tvberita.co.id pada Kamis (25/5).

Data anak terlantar tersebut didapat dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan operator Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) di desa-desa yang mengelola pendataan dan melayani anak-anak terlantar.

Baca juga: Duh, Banyak ODGJ dari Luar Daerah Dibuang ke Karawang

Namun, kata dia, mereka tidak bisa langsung mendapatkan bantuan pemerintah apabila tidak terdaftar dalam DTKS, maka petugas lapangan fokus menyisir, mengidentifikasi dan mendaftar anak-anak terlantar yang ada di desa-desa.

“Kita masih terbatas pelayanannya, anak harus terdaftar dulu dalam DTKS. Jika tidak terdaftar tidak bisa diberikan bantuan. Karena volumenya terbatas, saat ini kita baru bisa merealisasikan bantuan satu tahun satu kali,” katanya.

Adapun bentuk bantuannya, yakni berupa uang dan barang, bantuan rujukan, serta bantuan non fisik seperti pembinaan anak atau pembekalan terhadap pendamping.