Beranda Regional 20 Hektar Lahan Akan Difungsikan Sebagai Serapan, untuk Penanggulangan Banjir Dawuan

20 Hektar Lahan Akan Difungsikan Sebagai Serapan, untuk Penanggulangan Banjir Dawuan

Karawang,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus mengebut penanganan penanggulangan banjir.
Salah satu yang menjadi prioritas, adalah di areal saluran air Sungai Cikarang Gelam di Kawasan BIC, Cikampek. Alasannya, adalah areal tersebut ditengarai sebagai pusat Banjir yang berdampak pada masyarakat Dawuan.
Wakil Bupati (Wabup) Karawang, H. Aep Syaepuloh mengatakan ada lahan seluas 20 hektar untuk difungsikan sebagai areal tambahan serapan banjir.
“Ada lahan seluas 20 hektar milik Perum Jasa Tirta (PJT) II yang masih terus dilihat kondisinya mengingat masyarakat juga sudah ada yang menggarap tanahnya,” ungkap Wabup didampingi Sekda Karawang, H. Acep Jamhuri, Kadis PUPR, PJT dan pihak BIC saat meninjau saluran air di Sungai Cikarang Gelam Kawasan BIC, Rabu (17/3/2021) pagi.
Kedatangan Wabup tersebut merupakan arahan Bupati Karawang untuk menindaklanjuti Banjir Dawuan yang terjadi belum lama ini.
Selain itu, kata Wabup, Pemkab juga merencanakan Situs Kamojing menjadi waduk. Namun rencana tersebut nantinya akan diselesaikan oleh pihak PJT dan Dansubsektor. (diskominfo).
Artikel sebelumnya693 Atlet Karawang Disuntik Vaksin
Artikel selanjutnyaKejari Didesak Usut Dugaan ‘Cashback Fee’ Biaya Hotel Isolasi Pasien Covid-19