
KARAWANG – Sebanyak 209 calon kepala desa (cakades) pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) di Kampus 2 Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Jalan Tanjung Pura, Karawang Timur pada Jumat (9/10/2026).
Tes CAT ini digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang bekerjasama dengan akademisi Unsika sebagai panitianya.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan, tes CAT ini sebagai langkah digitalisasi untuk pelaksanaan Pilkades serentak di 67 desa se-Kabupaten Karawang.
Baca juga: Masuk Triwulan Akhir, Realisasi Pendapatan Karawang Sudah 73,15 Persen, PAD Terkumpul Rp1,83 T
Aep bersama jajaran Forkopimda, Sekretarus Daerah (Sekda), serta para kepala dinas juga meninjau langsung pelaksanaan ujian yang dibagi ke dalam enam ruangan di kampus 2 Unsika.
Aep menegaskan pentingnya sportifitas dan menjaga ketertiban selama proses Pilkades berlangsung.
“Siap bertanding, ya harus siap menang dan siap kalah. Jangan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan kita harus bersama-sama menjaga kondusivitas di desa masing-masing,” ujar Aep.
Aep juga menjamin transparansi penuh dan netralitas dari pihak pemerintah daerah selama proses seleksi berlangsung.
“Walaupun banyak isu, insya Allah saya tegak lurus. Murni ini fasilitas terbaik yang kami berikan untuk masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: 3.500 Nelayan Karawang Dapat Perlindungan Asuransi, 25 Meninggal Dunia Sepanjang 2026
Dalam ujian berbasis CAT ini, seluruh peserta mengerjakan 100 butir soal dalam kurun waktu 90 menit. Untuk menjaga keadilan, seluruh ruangan telah disegel sebelum tes dimulai dan sistem soal dikondisikan secara acak.
“Soal semuanya sama, tidak ada yang dibeda-bedakan atau dipersulit untuk peserta tertentu. Hanya saja nomor urut soalnya diacak oleh sistem. Jadi transparansi sangat terjaga,” tambah Aep.
Tes CAT ini ditujukan bagi seluruh calon kades, bukan hanya desa yang memiliki cakades lebih dari lima saja.
Tujuannya guna mengukur tingkat pemahaman dan kemampuan dasar seluruh cakades yang ikut Pilkades serentak.
Baca juga: Dies Natalis ke-12, Unsika Kebut Pembangunan Kampus 2 hingga 2027
Selain itu, seleksi ini menjadi krusial khususnya bagi desa-desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima orang—seperti Desa Duren, Kecamatan Klari ada 9 calon, Desa Muarabaru Kecamatan Cilamaya Wetan ada 7 calon, dan Desa Kalihurip Kecamatan Cikampek ada 9 calon.








