Beranda Karawang 90 Miliar Anggaran Pilkada di Reposisi, Sekda: Untuk Masyarakat Perkerja Informal

90 Miliar Anggaran Pilkada di Reposisi, Sekda: Untuk Masyarakat Perkerja Informal

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Penyebaran Covid-19 terus mengganas di Kabupaten Karawang.  Dampak atas wabah ini pun bukan hanya dialami oleh mereka yang terpapar virus corona, tetapi juga nyaris semua orang mengalami kepanikan karena virus tersebut.

Terutama pada kelompok berpendapatan menengah ke bawah yang paling rentan menghadapi guncangan ekonomi, menurunnya penghasilan karena sejumlah aktivitas usaha yang melemah.

Mereka tidak memiliki banyak pilihan, Bagi kelompok ini, berhenti bekerja berarti tidak mendapat penghasilan. 

Oleh karena itu, Untuk memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi yang sangat besar ini pemerintah daerah Kabupaten Karawang akan segera melakukan reposisi beberapa mata anggaran untuk menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap aman.

Ada beberapa mata anggaran dalam APBD Kabupaten Karawang tahun 2020 yang akan di reposisi. Diantaranya adalah anggaran seremonial pengumpulan banyak orang seperti perayaan ulang tahun, seremonial, pameran-pameran, perjalanan dinas dan anggaran lainnya.

Salah satunya juga termasuk anggaran dana hibah Pillkada Karawang yang mencapai hingga Rp. 90 Miliar lebih ini akan di reposisi untuk penanganan Covid-19 atau Virus Corona.

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, kepada Tvberita.co.id, Kamis (2/4).

“Pilkada Karawang akan diundur hingga tahun depan, dan anggarannya akan kita reposisi untuk Covid-19,” kata Acep.

“Meski dalam perjalannannya sudah ada beberapa tahapan yang berjalan, dan sudah ada anggaran yang dikeluarkan ditahun 2019 kemarin namun untuk sisanya di 2020 ini akan kita reposisi,” ungkapnya.

Menurut Acep saat ini pihaknya akan segera melakukan rapat pembahasan bersama KPU dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karawang kaitan dana hibah Pilkada ini.

“Teknisnya ada di BPKAD, Dan berapa besaran anggaran yang telah terpakai, belum di laporkan untuk apa saja dan berapa jumlahnya, Tahapan jelasnya BPKAD yang memahami, karenanya akan segera kita adakan rapat pembahasan,” ucap Acep menerangkan.

“sesuai arahan Bupati Karawang, Selain anggaran Pilkada, kita juga mereposisi anggaran-anggaran lainnya seperti kegiatan seremonial , acara ulang tahun , acara pameran, perjalanan dinas dan lainnya. Kemudian anggaran ini akan kita pergunakan untuk mensubsidi orang-orang pekerja informal dan warga miskin baru,” jelasnya lebih lanjut.

Menurut Acep, saat ini Dinas Sosial Kabupaten Karawang juga sedang melakukan pendataan warga masyarakat penerima bantuan ini nantinya.

“Misalnya seperti pekerja -pekerja harian lepas, guru-guru madrasah, guru ngaji dan pekerjaan informal lainnya,” ujarnya.

“Namun demikian, berapa jumlah alokasinya kita belum lakukan, sementara kita baru kumpulkan estimasi anggarannya terlebih dahulu, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah tentunya,” imbuh Acep lagi.

Sementara itu, saat ini untuk penanggulangan covid -19 ini, Kabupaten Karawang telah menganggarkan Rp. 15 Miliar, yang di fokuskan kepada pembelian rapid tes dan APD untuk para tenaga medis.

“kita juga memprioritaskan anggaran untuk kesejahteraan tenaga medis, karena mereka adalag garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19 ini,” pungkasnya.(nna/dhi)