Beranda Headline Ada Guru DTA di Karawang Dua Tahun Tak Digaji, Ketua DPRD Janji...

Ada Guru DTA di Karawang Dua Tahun Tak Digaji, Ketua DPRD Janji Bantu lewat Pokir

Ketua dprd karawang guru dta
Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin. 

KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, menyoroti keras kondisi kesejahteraan guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Muttaqin lantaran tak digaji selama dua tahun.

Hal itu terungkap saat ia menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Dusun Puri Kosambi, Kecamatan Klari, Karawang belum lama ini.

Meski tanpa bayaran, para pengajar tetap menjalankan proses belajar mengajar demi menjaga pendidikan akhlak dan karakter anak-anak di lingkungan setempat.

Perwakilan guru, Ustazah Yoyoh, mengungkapkan operasional DTA berjalan dalam keterbatasan akibat tidak adanya donatur tetap. Kegiatan belajar mengajar bertahan berkat komitmen dan pengabdian para guru.

Baca juga: Jembatan Curug Resmi Dibuka, Bupati Karawang Optimis Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Kami tetap mengajar karena ini tanggung jawab moral. Tapi tentu kami berharap ada perhatian,” ujarnya di hadapan peserta reses.

Menanggapi itu, Kang HES—sapaan akrab Endang Sodikin—menyebut kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut.

Ia menegaskan, kesejahteraan guru DTA harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat peran mereka dalam membentuk karakter generasi muda.

Baca juga: Senyum Semringah Puluhan Pelajar SMPN 7 Karawang Barat saat Terima PIP dan Buku Tulis

“Dua tahun tanpa honor bukan hal kecil. Ini pejuang pendidikan keagamaan yang harus mendapat dukungan nyata. Kami akan dorong melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar masuk skema bantuan anggaran,” tegasnya.

Selain persoalan honor guru, Kang HES juga menyoroti keterbatasan fasilitas Majelis Taklim setempat. Padahal, kelompok tersebut aktif menggelar kegiatan hadroh dan aksi sosial yang memperkuat nilai kebersamaan warga.