Beranda Karawang Ada Jargon Sakti di Balik Kepengurusan PCNU Karawang, Apa Itu?

Ada Jargon Sakti di Balik Kepengurusan PCNU Karawang, Apa Itu?

Bendera Nahdlatul Ulama. (foto: istimewa)

KARAWANG – Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karawang, KH Anwar Hilmi mengklaim, di balik suksesi kepengurusan PCNU Karawang selama 5 tahun ini memiliki resepnya tersendiri. Apa itu?

Melalui jargon ‘pangusahakeun atuh ih’ dapat mengantarkan PCNU Karawang membuat kegiatan monumental juga temporal syiar NU. “Ada dua, yang monumental dan temporal syiar NU,” imbuhnya.

“Contoh yang monumental, berdirinya Yayasan Alma’arif dengan sekolah Aliyah dan Tsanawiyah di Kotabaru, berdirinya UNU Kampus IV Karawang, Mesjid di KGV, Kantor MWC NU Telukjambe Timur dan Kotabaru, juga penambahan aset wakaf atas nama NU,” papar Anwar, Kamis (10/3/2022).

Kemudian dalam giat temporal syiar, kata dia, PCNU Karawang menggagas acara Gus Mus, gebyar-gebyar Hari Santri Nasional (HSN) yang melibatkan banyak Ponpes san studi banding Jatim-Madura.

Baca juga: GP Ansor Berharap Ketua PCNU Karawang ke Depan Bisa Sinergis dengan Pemerintah

“Kuncinya apa bisa begitu? Menjadi pengurus NU itu khidmat, karena itu yang selalu digaungkan Rois KH Ade Fatahillah dan Ketua Tanfidz PCNU Karawang, KH Ahmad Ruchyat Hasbi di masa bhakti 2017-2022 ini,” jelasnya.