Beranda Regional AKBP Masrukhan Sampaikan Terimakasih Kepada KCD Wilayah III

AKBP Masrukhan Sampaikan Terimakasih Kepada KCD Wilayah III

KOTA BEKASI – Melalui artikel ini, AKBP Masrukhan, Bsc menyampaikan kepada Pimpinan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bapak, Herry Pansila Prabowo dan Kepsek SMKN 4 Kota Bekasi yang baru Lia Yuni Amalia.

“Izinkan kami melalui surat pembaca ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebijakan yang bapak KCD Wilayah III dan Kepsek SMKN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat berikan, terkait permohonan kami tentang akses jalan rumah kami di halaman SMKN 4 Kota Bekasi di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna Kotamadya Bekasi,” ungkap Masrukhan saat dikonfirmasi Tvberita, Sabtu (13/3/21).

Adapun permohonan beliau perihal akses jalan tersebut yang sudah diperjuangkan.

“Jalan tersebut adalah satu-satunya akses jalan menuju rumah kami yang sebelumnya sudah ada sesuai Master Plan SMKN 4 Kota Bekasi dikuatkan keterangan Ibu Dyah selaku Kepsek SMKN 4 yang Pertama tahun 2011 s.d 2012 tentang jalan untuk warga di lokasi halaman SMKN 4 Kota Bekasi,” jelasnya.

Serta keterangan H.Yusuf Naseh selaku mantan Anggota Dewan sekaligus Tokoh masyarakat Jatiranggga Jatisampurna Bekasi. Namun akses jalan tersebut ditutup sepihak oleh pejabat Kepsek SMKN 4 kedua tahun 2016, tanpa sosialisasi dan keterangan yang seharusnya yaitu dengan pemagaran dan pintu masuk diubah ke tengah dan mengubah Master Plan yang ada.

“sehingga kami tidak mempunyai akses jalan langsung dan diperlakukan oleh pihak keamanan sekolah seperti numpang dan dianggap melanggar batas-batas tanah milik SMKN 4 Kota Bekasi. Dan sehingga hak-hak kami sebagai warga diabaikan oleh Kepsek saat itu dan instansi SMKN 4 Kota Bekasi selama kurang lebih 5 tahun,” bebernya.

Realisasi permohonan akses jalan rumahnya tersebut akan diberikan secara tertulis berupa MOU hingga kini masih dalam proses.

“MoU ini akan menjadi pegangan kami dan keluarga, sehingga siapapun pejabat Kepsek SMKN 4 Kota Bekasi, tidak ada lagi yang mempersoalkan masalah akses jalan keluar masuk menuju rumah kami,” jelasnya lagi.

Dalam rangka pengurusan IMB rumah dirinya sudah sesuai Sertifikat Tanah no 1583 tanggal 21 September 2012.

“karena syarat pengurusan IMB harus ada arsir jalan yang menunjukkan jalan tersebut sebagai akses ke jalan umum. sehingga kami harus mendapat ijin tertulis dari Dinas Pendidikan yang mengijinkan penggunaan akses jalan dari rumah kami ke jalan umum secara langsung,” beber Masrukhan.

Dengan adanya akses jalan rumah dirinya ke jalan umum akan mempermudah kedua belah pihak untuk beraktifitas, karena aktifitas kami sehari-hari tidak mengganggu aktifitas proses belajar mengajar siswa/i SMKN 4 Kota Bekasi.

“karena sejak tahun 2016 dengan adanya pemagaran oleh Kepsek SMKN 4 Kedua, jika ada kegiatan upacara atau kegiatan siswa/i dilapangan, kami harus menunggu aktifitas kegiatan siswa/i baik upacara dan lain-lainnya selesai, baru bisa melalui jalan keluar/masuk SMKN 4 gerbang sekolah,” cetusnya lagi.

Dengan terbitnya pemberitaan ini, sebagai rasa syukur dan keluarga yang telah memberikan kepekaan sosial dan empati yang tinggi terhadap kendala di masyarakat.

“khususnya keluarga kami sebagai warga yang berbatasan langsung dengan SMKN 4 Kota Bekasi kepada Pimpinan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bapak Herry Pansila Prabowo, Ibu Kepsek SMKN 4 Kota Bekasi saat ini. sehingga berkenan menyetujui permohonan akses jalan keluar masuk rumah kami,” ucapnya.

“harapan kami MOU yang kami akan jadikan pegangan pengurusan IMB rumah kami dapat segera juga direalisasikan dan langkah-langkah kepekaaan terhadap lingkungan masyarakat yang dilakukan Bapak Herry Pansila Prabowo selaku Pimpinan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan Ibu Lia Yuni Amalia, M.Pd selaku Kepsek SMKN 4 Kota Bekasi dapat menginspirasi pimpinan di jajaran Dinas Pendidikan Provinisi Jabar,” katanya.

“maupun jajaran Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia karena langkah tersebut merupakan tindakan nyata bentuk kepedulian sebagai salah satu wujud implementasi kompetensi sosial seorang pimpinan terutama dilingkungan Instansi Dinas Pendidikan,” tuturnya (ais).

Artikel sebelumnyaDPRD Pandeglang Lakukan Kunker ke Pemkot Bekasi
Artikel selanjutnyaUntuk Kembangkan Bisnis Produk, Pemkot Bekasi Gelar Webminar UMKM