Beranda Headline Alamak ! Dianggarkan Tiap Tahun, Banyak Kendaraan Plat Merah Masih Saja Menungggak...

Alamak ! Dianggarkan Tiap Tahun, Banyak Kendaraan Plat Merah Masih Saja Menungggak Pajak

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Tunggakan piutang pajak pemerintah daerah Kabupaten Karawang mencapai hingga ratusan miliar rupiah.

Dan salah satu didalamnya selain Piutang Pajak PBB dan Retribusi pasar, ada juga piutang pajak kendaraan bermotor milik pemerintah daerah Kabupaten Karawang.

Kondisi ini tentunya saja sangat memprihatinkan. Disaat kondisi APBD Kabupaten Karawang yang setiap tahunnya selalu terseok-seok, justru banyak organisasi perangkat derah (OPD) yang diduga dengan sengaja menunggak pajak kendaraan bermotor plat merah miliknya (OPD, Red).

Mengapa “diduga sengaja” ?, Pasalnya pemerintah daerah Kabupaten Karawang melalui Kas Daerah, setiap tahunnya dapat dipastikan menggelontorkan anggaran untuk membiayai pemeliharaan kendaraan-kendaran dinas tersebut.

Dimana didalamnya, tidak hanya mencangkup anggaran untuk pemeliharan kendaraannya saja, namun juga untuk pembayaran pajaknya. Dan semua fasilitas tersebut diberikan pemerintah daerah Kabupaten Karawang dari uang rakyat.

“Ini merupakan situasi yang sangat menyedihkan, Karena piutang pajak terbesar kita ada di PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor. Dan para pejabat ini sudah mendapatkan segala fasilitasnya termasuk kendaraan, tunjangan pemeliharaan, bahkan pembayaran pajaknya pun sudah ditanggung negara, tapi masih saja banyak yang menunggak pajak,” ungkap Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Dedi Rustandie mengungkapkan.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini pun menyayangkan, selama ini, disetiap tahunnya Pemerintah Daerah selalu beralasan kerap mengalami defisit. Akan tetapi, ternyata justru Pemda sendirilah yang membuat piutang daerah semakin membengkak.

“Saya bisa pastikan, memang banyak mobil-mobil dinas menunggak pajak, meski secara rinci nominalnya saya tidak mengetahui pasti, namun yang jelas alokasi anggaran untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut kami selalu anggarkan, terus uangnya dikemanakan,” lanjutnya lagi menyesalkan.

Oleh karena itu, ditegaskan Dedi, Komisi II DPRD menghimbau kepada para OPD yang menunggak pajak kendaraan bermotor untuk segera membayarkan tunggakannya. Dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Sehingga masyarakat Karawang semakin sadar akan pentingnya membayar pajak.

“Jadilah contoh yang baik bagi masyarakat, jangan kemudian segala macam hal dilakukan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, sosialisasi, pemasangan banner dan lainnya jika Pejabatnya sendiri masih menunggak pajak,” katanya.

Dedi pun meminta kepada leading sektor terkait dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk tidak sungkan-sungkan melakukan pendataan, dan penagihan serta melayangkan surat himbauan.

“Bapenda dalam hal ini harus berani menagih, Bupati juga harus tegas, serukan kepada anak buahnya untuk taat pajak, jika aparaturnya tidak bisa menjadi panutan masyarakat dan tidak membayar pajak, tarik saja kendaraannya,” tandasnya. (nna/dhi)