Beranda Headline Anggaran DD Pusaka Mulya Diduga Tak Terserap, Pembangunan Infrastruktur Jadi Bancakan

Anggaran DD Pusaka Mulya Diduga Tak Terserap, Pembangunan Infrastruktur Jadi Bancakan

PURWAKARTA-Penggunaan anggaran Dana Desa di Desa Pusaka Mulya Kecamatan Kiara Pedes Purwakarta yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur diduga dijadikan bancakan.

Beberapa diantaranya sejak tahun anggaran 2022 hingga tahun 2024 tidak terserap seluruhnya, bahkan indikasi pekerjaan yang diserahkan kepada Kaur Kesra Desa Pusaka Mulya untuk pengelolannya menguap hingga ratusan juta.

Anggaran Hewani untuk pembelian 40 ekor kambing yang diserahkan kepada setiap Kepala Dusun 1-4 dengan nilai anggaran Rp.80 Juta diduga hanya terserap sejumlah Rp.60 Juta pada tahun 2022.

Untuk penggunaan anggaran Dana Desa Tahun 2023 diantaranya, Anggaran untuk pendangkalan dusun 02 dengan anggaran Rp.55 Juta diduga hanya terserap Rp.33 Juta, Jalan Hotmix dan TPT di Dusun 01 dengan anggaran Rp.234 Juta diduga hanya terserap Rp.170 Juta, Drainase di Dusun 02 dengan anggaran Rp.55 Juta diduga hanya terserap Rp.33 Juta, Renovasi Madrasah di Dusun 04 dengan anggaran Rp.120 Juta diduga hanya terserap Rp.75 Juta, Drainase di Dusun 03 dengan anggaran Rp.80 Juta diduga hanya terserap Rp.60 Juta melalui Banprov tahun 2023.

Sementara itu untuk Pemagaran lapangan/ TPT di Dusun 01 dengan anggaran Rp.150 Juta diduga hanya terserap Rp.96 Juta, Pembuatan Taman Desa/Kebun PKK di Dusun 01 dengan anggaran Rp.70 Juta diduga hanya terserap Rp.40 Juta, bahkan ada bantuan KTH yang diberikan kepada Ketua Pokja sebesar Rp.25 Juta belum terealisasi.

Untuk penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2024 diantaranya digunakan untuk Hotmix Jaling di RT 04 Dusun 01 dengan anggaran Rp.96 Juta diduga hanya terserap Rp.65 Juta, Pembangunan Drainase perbatasan RW 02 dan 03 di Dusun 02 dengan anggaran Rp.55 Juta diduga hanya terserap Rp.35 Juta, Pengecoran Jaling RT 06 RW 03 Dusun 02 dengan anggaran Rp. 90 Juta diduga hanya terserap Rp.67 Juta, Paving Jaling di Dusun 04 dengan anggaran Rp.80 Juta diduga hanya terserap Rp.63 Juta, Renovasi Taman di Dusun 01 dengan anggaran Rp.20 Juta diduga hanya terserap Rp.2 Juta, dan Jalan Paving Block RT 12 RW 04 di Dusun 02 dengan anggaran Rp.55 Juta diduga hanya terserap Rp.32 Juta.

Dari penggunaaan anggaran Dana Desa tahun 2022-2024 yang dialokasikan untuk beberapa kegiatan pembangunan dengan total anggaran Rp.1.265.210.100 hanya terserap Rp.831.000 sehingga anggaran yang diduga tidak terserap sekitar Rp.409.000.000.

Dari penggunaan anggaran yang diduga tidak terserap secara keseluruhan bisa dipastikan kualitas dari seluruh pembangunan infrastruktur tersebut rendah, lalu siapa saja yang menikmati anggaran yang tidak terserap tersebut.(trg)