Beranda Karawang Asah Kemampuan Berkomunikasi, Universitas BSI Karawang Gelar Pelatihan Public Speaking

Asah Kemampuan Berkomunikasi, Universitas BSI Karawang Gelar Pelatihan Public Speaking

KARAWANG – Universitas BSI Kabupaten Karawang menggelar pengabdian masyarakat melalui pelatihan dasar Public Speaking di sekretariat Karang Taruna Harapan Bangsa Desa Cikande, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (09/10).

Wahyudi Prabowo, ketua pelaksana menyampaikan, pelatihan tersebut diinisiasi oleh Dosen Prodi Bahasa Inggris melalui zoom meeting pada hari Sabtu, 09 Oktober 2021, dari mulai pukul 13.00-15.00 WIB.

“Kegiatan diikuti sekitar 15 orang peserta yang merupakan anggota dan pengurus Karang Taruna Harapan Bangsa Desa Cikande, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.”

Lanjut Bowo, pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan solusi bagi para anggota dan pengurus Karang Taruna Harapan Bangsa Desa Cikande dalam menguasi Dasar Public Speaking yaitu dengan cara memberikan beberapa metode practice disertai dengan memberikan contoh-contoh baik dalam bentuk audio, visual dan atau audiovisual.

“Sehingga anggota dan pengurus Karang Taruna Harapan Bangsa diharapkan mampu menyerap dan mengaplikasikan dengan mudah praktek penyampaian materi secara verbal berupa gagasan atau informasi-infromasi kepada khalayak,” ungkapnya.

Diharapkannya, melalui pelatihan tersebut, para pengurus Karang Taruna Harapan Bangsa Desa Cikande bisa termotivasi serta mampu mengembangkan dan memperbaiki kemampuan komunikasinya secara umum, seperti: (1) Mengembangkan gaya komunikasi yang lebih efektif Meningkatkan konsep diri dan harga diri, (2) Menyesuaikan pesan untuk pendengar yang  spesifik,  (3)  Menemukan  dan  menanggapi  umpan  balik,  (4) Mengembangkan daya Tarik  logika dan emosional, (5) Mengembangkan dan mengkomunikasikan kecerdasan seseorang, (6) Meningkatkan kemampuan  untuk  menyampaikan  kritik  yang  membangun,  (7) Memperbaiki
ketrampilan mendengarkan, dan (8) Mengorganisasikan penyampaian pesan dengan jelas dan meyakinkan.

“Selain itu, kami berharap kegiatan pelatihan ini dapat dilakukan secara kontinyu dan berlangsung secara offline, sehingga interaksi menjadi lebih mudah dan penyampaian materi bisa lebih dipahami.”

“Begitupun para anggota dan pengurus Karang Taruna Harapan Bangsa Desa Cikande dapat meyampaikan pertanyaan atau praktik penerapan materinya secara nyata dan bisa dikoreksi karena ada pendampingan langsung,” paparnya. (kii/rls)

Artikel sebelumnyaDPR RI Minta Pemerintah Berikan Kemudahan Izin UMKM
Artikel selanjutnyaDuh, 600 KK di Cilamaya Wetan Tak Punya MCK