Beranda Karawang Awal 2022, UBP Karawang Bakal Garap Kampung Kopi Berbasis Ekowisata

Awal 2022, UBP Karawang Bakal Garap Kampung Kopi Berbasis Ekowisata

KARAWANG – Usai melakukan survei mengenai potensi kopi khas Karawang beberapa waktu lalu, Program Studi Manajemen Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang kini telah rampung membuat roadmap penelitian dan pengabdian. Dalam pengembangannya, Kampung Kopi di Kabupaten Karawang akan mulai digarap pada awal tahun 2022 dengan tujuan akhir ‘Kampung Kopi Berbasis Ekowisata’ pada tahun 2026.

Dikatakan Koordinator Program Studi Manajemen UBP Karawang, Citra Savitri,SE.,MM, pengembangan kampung kopi itu merupakan tindak lanjut hasil survei awal mengenai potensi kopi khas Karawang oleh para dosen Program Studi Manajemen Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang pada tanggal 19 dan 20 Oktober 2021 kemarin.

Baca juga: FEB UBP Survey Potensi Kopi Khas Karawang

“Ide pembangunan destinasi ekowisata Kampung Kopi di Kabupaten Karawang ini muncul karena menjamurnya bisnis kedai kopi di berbagai daerah termasuk Karawang,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan destinasi Kampung Kopi di Karawang sangat potensial. Sebab, Karawang memiliki kopi khasnya tersendiri.

“Didukung dengan potensi geografisnya yang menguntungkan serta adanya dukungan dan komitmen dari pemerintah Kabupaten, maka sangat dimungkinkan bahwa destinasi Kampung Kopi di Kabupaten Karawang ini akan berkembang dengan pesat dan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal,” tegasnya.

Baca juga: Keren, UBP Karawang Sabet Juara 2 Iot Competition Tingkat Nasional

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. H. Budi Rismayadi,SE.,MM menyampaikan, para dosen Program Studi Manajemen UBP Karawang mengaku optimis dengan keberhasilan kegiatan ini.

“Kabupaten Karawang memiliki akses yang mudah dijangkau karena dekat dengan Ibukota dan sudah menjadi kawasan industri, sehingga akses kerjasama dengan berbagai stakeholder-pun diharapkan akan mudah dilakukan,” pungkasnya. (rls)

Artikel sebelumnyaDitanya Kasus Yang Ditangani, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Purwakarta Bungkam
Artikel selanjutnyaKemenkes Tunjuk RSUD Karawang Jadi Rujukan Pasien Jantung