
KARAWANG – Seorang balita berusia 1,5 tahun bernama Trialdo Pratama ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh pacar ibu kandungnya, berinisial R, di Desa Pejaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang pada Selasa (14/4) sekitar pukul 18.30 WIB.
Komalasari, ibu sambung korban, mengungkapkan, dirinya mendapat kabar pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB dari ibu kandung korban untuk segera datang ke Klinik Azzahra, tempat korban dibawa dalam kondisi kritis.
“Saya sampai di Klinik Azzahra, kondisi anak sudah kolaps. Lalu dirujuk ke RS Hastien, tapi di tengah perjalanan sudah meninggal dunia,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Desa Sukasari, Kamis (16/4/2026).
Baca juga: Siswi Korban Pencabulan Guru PPPK di Cibuaya Karawang Rupanya Sudah Dipacari Diam-diam
Saat melihat kondisi jasad korban, Komalasari menemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuh balita tersebut. Luka memar terlihat di bagian dahi, rahang kanan, dada kanan, hingga paha kiri.
“Seperti bekas cubitan, di rahang seperti bekas gigitan, di dada juga ada luka, sama di paha juga,” katanya.
Ia pun sempat menanyakan penyebab luka-luka tersebut kepada ibu kandung korban, Norma. Namun, hingga korban meninggal dunia, Norma mengaku tidak mengetahui penyebabnya.
“Sampai di rumah juga ditanya jawabannya tidak tahu,” lanjutnya.
Keterangan serupa juga disampaikan Taswi, tetangga kontrakan yang kerap dititipi korban. Ia mengaku sering melihat luka pada tubuh korban setiap kali pulang bersama pacar ibunya.
“Sering ada memar biru, kadang seperti bekas gigitan. Kalau ditanya katanya jatuh, tapi masa jatuh seperti bekas digigit,” ujarnya.
Baca juga: Graha Nusa Company ‘All Out’ Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN Karawang
Hal itu juga dibenarkan Rosmiati, anak pemilik kontrakan. Ia mengatakan korban kerap diajak oleh pacar ibunya ke bengkel tempat pelaku bekerja. Bahkan pada hari kejadian, korban sempat dijemput untuk diajak ke lokasi tersebut.
“Terakhir dijemput lagi, pas dijemput lagi korban lagi main. Tidak lama kemudian dapat kabar sudah dibawa ke klinik,” katanya.








