Beranda Regional Balon Kades yang Digagalkan Pertanyakan Aturan Verifikasi

Balon Kades yang Digagalkan Pertanyakan Aturan Verifikasi

PURWAKARTA-Salah satu Balon Kades dari tujuh Balon yang akan mengikuti tahapan Pilkades di Desa Sukatani Kecamatan Sukatani dinyatakan gagal dalam proses tahapan seleksi Balon Kades.

Walau dari tujuh Balon Kades tersebut yang dinyatakan lolos hanya lima, namun salah satu Balon Kades mempertanyakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Unsika dan DPMD beberapa waktu lalu.

Salah satu Balon Kades yang mengikuti pertarungan Pilkades Sukatani Ayi Hayati warga Desa Sukatani dinyatakan tidak lolos seleksi Pilkades yang dilakukan oleh Unsika dan DPMD Purwakarta melalui keputusan hasil seleksi dan keterangan kelulusan dari Panitia Pilkades Sukatani yang ditandatangani oleh Panitia Pilkades Wiwin Wahyudin atas nama Ketua Panitia Pilkades Sukatani.

“Kalau ada seleksi berarti ada parameter penilaian dan hasil penilaian,”jelas Ayi Hayati Balon Kades yang dinyatakan gagal Senin (21/6)

“Proses penyeleksian ini kan dilakukan oleh lembaga Independen Unsika dan DPMD, lalu hasilnya seperti apa sehingga saya dinyatakan gagal,”ujarnya.

“Hasilnya saja saya hanya mendapatkan selembar surat keterangan kelulusan dari Panitia Pilkades Sukatani bahwa saya dinyatakan tidak lolos seleksi yang bukan ditandatangani oleh Ketua Panitia Pilkades hanya atas nama saja,”ungkapnya.

“Di desa lain yang juga mengikuti Pilkades bagi Balon yang lolos dan tidak lolos diberikan tiga surat keterangan dari Panitia Pilkades, satu dari Unsika, Surat pengantar dari DPMD dan Surat Keterangan dan Panitia Pilkades,”tegasnya.

“Kami sudah mempertanyakan kepada Unsika dan DPMD namun saling lempar, bahkan Panitia Pilkades menyatakan tidak ada mendapatkan hasil penilaian dari Unsika,”pungkasnya.

“Berbeda dengan pernyataan dari Kepala DPMD Jaya Pranolo yang menyatakan bahwa hasil seleksi dari Unsika diberikan ke Panitia Pilkades,”pungkasnya.

Sementara pihak Panitia Pilkades Sukatani masih belum bisa diminta keterangannya terkait proses penyeleksian Balon Kepala Desa Sukatani yang berbuntut gagalnya salah satu Balon Kades.